Home  / Nasional
Orator Massa Aksi 212 Teriak `Tangkap Harun Masiku`
Jumat, 21 Februari 2020 | 17:59:05
(Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Orator Aksi 212 mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap tersangka kasus korupsi Harun Masiku, politikus PDIP.
JAKARTA - Orator Aksi 212 mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap tersangka kasus korupsi Harun Masiku, politikus PDIP.

Selain kasus Harun Masiku, massa juga meneriakkan kasus dugaan korupsi lainnya di antaranya adalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).

"Tangkap Harun Masiku, sudah 40 hari menghilang," kata salah seorang orator melalui pengeras suara di kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (21/2).

Harun kini masih jadi buron setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Januari lalu. KPK sendiri meminta bantuan kepolisian dan masyarakat untuk menangkap serta memberikan info terkait politikus tersebut.

Saat ini, massa aksi 212 di Jalan Medan Merdeka Barat menggelar salat Asar bersama di lokasi demonstrasi, Jumat (21/2) sore. Massa salat di badan jalan dan berwudu menggunakan air mineral yang dijual di lokasi.

Sebagaimana dilansir CNNIndonesia.com, sekitar pukul 15.30 WIB, orator sempat menghentikan orasinya. Setelahnya, salah seorang peserta aksi mengumandangkan adzan melalui mobil komando.

Aksi 212 ini dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan beberapa ormas lainnya.

Mereka menuntut aparat penegak hukum dianggap untuk menuntaskan kasus korupsi yang diduga merugikan negara triliunan rupiah.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Shanti Purwono menyatakan, tak mempermasalahkan aksi demo 212 yang kembali digelar di Monas selama bersubstansi.

"Demo ya demo ajalah. Itu hak konstitusional warga negara kan ingin memberikan pendapat. Bagus-bagus aja, selama demonya bersubstansi," ujar Dini di gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Unilak MoU Bersama KPU Riau
KPK Tahan Eks Manager Duta Palma Terkait Suap Izin Lahan
KPK Perpanjang Masa Tahanan Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan
Filri Sebut Usul Naik Gaji Rp300 Juta Sejak Era Agus Rahardjo
KPU Tunda 3 Tahapan Pilkada 2020 Gara-Gara Corona

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad