Home  / Nasional
Pil Pahit dari Jokowi: Pejabat Eselon III-IV Musnah!
Jumat, 29 November 2019 | 15:21:58
Foto: Ratas Jokowi
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali buka suara perihal keputusannya menghapus jabatan eselon III dan IV di kementerian. Mulai tahun depan, dapat dipastikan jabatan tersebut ditiadakan, tapi Jokowi menegaskan kebijakan itu tak akan menghapus penghasilan dari pihak-pihak yang kena dampak.

Bahkan, Jokowi mengakui bahwa ini adalah hal pahit yang harus dilakukan di tengah era persaingan dunia yang begitu ketat, terutama dalam hal menarik investasi besar-besaran dari negara lain. Dengan pemangkasan struktur birokrasi maka pengambilan keputusan semakin cepat di tengah kondisi global yang tak pasti.

Hal ini terungkap dalam sambutan Jokowi yang dibacakan oleh Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara Bidang Politik, Pertahanan, dan Keamanan Gogor Oko Nurhayoko saat peringatan upacara peringatan HUT ke 48 KORPRI Kementerian Sekretariat Negara.

"Saya sudah minta eselon III dan IV untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat," kata Jokowi yang seraya menambahkan ini adalah hal pahit yang harus dilakukan di era persaingan antar negara.

"Karena itu, ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya, tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita," tegas Jokowi.

Jokowi kemudian menginginkan agar tak ada lagi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas, tetapi terfokus pada peningkatan produktivitas yang berorientasi pada hasil nyata.

"Sekadar melayani saja sudah tidak cukup. Pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan," jelasnya.

Jokowi menegaskan kemajuan teknologi yang makin berkembang dalam beberapa tahun terakhir secara tidak langsung harus mengubah cara pandang birokrat. Inovasi, pun harus terus dikedepankan.

"Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah. Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih memberikan dampak yang luas," tegasnya. 

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Hari Ini, Tim Pansel Mulai Evaluasi 25 Pejabat Eselon II Pemprov Riau
Kasus HIV/AIDS Cenderung Meningkat
Ade Agus Hartanto : Kepala Dinas ‘Tak Bisa’ Gunakan Anggaran Jangan Dipakai Lagi
Ivan Gunawan Diperiksa dalam Kasus Salon Kecantikan Ilegal
Tim Asesmen Harus Bekerja Profesional Pilih Kadis

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad