Home  / Nasional
Menag: Ongkos Umrah di bawah Rp20 Juta Pasti Penipuan
Rabu, 20 November 2019 | 21:11:27
Foto : ANTARA FOTO
Menteri Agama Fachrul Razi
Kasus penipuan umrah di berbagai daerah kerap kali menimpa para jemaah yang ingin berangkat ke Tanah Suci, Mekah. Salah satunya, kasus yang paling besar penipuan jemaah umrah PT First Travel.

Menteri Agama, Fachrul Razi, mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk hati-hati bila ada perusahaan travel yang menawarkan umrah dengan biaya murah. Misalkan saja di bawah harga Rp20 juta.

"Kalau ada yang di bawah Rp20 juta, jangan ikut. Itu pasti menipu dan bohong. Jangan ambil keuntungannya saja," kata Fachrul Razi di Hotel Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Rabu, 20 November 2019.

Maka, Fachrul pun akan mencoba mengambil langkah-langkah yang terbaik, agar persoalan kasus jemaah umrah di Indonesia tidak terjadi kembali. Bahkan, mantan Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia itu akan melakukan koordinasi mengenai jemaah umrah First Travel tersebut.

"Kami juga ingin coba-coba memikirkan apa langkahnya karena kan sudah ada putusan MA (Mahkamah Agung), sudah inkraht. Tidak banyak yang bisa kita lakukan, tapi nanti akan kami dudukan bersama bagaimana langkahnya," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan putusan Mahkamah Agung nomor 3096 K/Pid.Sus/2018, aset PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel harus dikembalikan kepada negara. Adapun total barang sitaan kasus First Travel sebanyak 820 item, dimana 529 di antaranya merupakan aset yang bernilai ekonomis. (vivanews.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kemenag Tegaskan Tetap Berwenang Terbitkan Sertifikasi Halal
LPSK: Negara Tak Boleh Ambil Untung dari Lelang First Travel
Ustaz Abdul Somad Bicara Hukum Khotbah Jumat Tanpa Shalawat
Tipu Ratusan Konsumen, Dirut Akumobil Tersangka Penjualan Mobil Murah
Yusuf Mansyur Sebut Larangan Cadar Bisa Cederai Kebhinekaan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad