Home  / Nasional
Tim 7 yang Bantu Jokowi Susun Kabinet Jilid II
Selasa, 22 Oktober 2019 | 22:35:48
Photo : VIVA/M Ali Wafa
Presiden Joko WIdodo, Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Tim 7 untuk membantunya dalam menyusun Kabinet Kerja Jilid II. Ketujuh orang dalam Tim 7 itu, yakni Praktikno, Pramono Anung, Moeldoko, Retno Marsudi, Soekardi Rinakit, Ari Dwipayana, dan Alexander Lay.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, Tim 7 diberi tugas khusus oleh Kepala Negara untuk membantu selama Kabinet belum terbentuk. "Tim 7 membantu Presiden Jokowi selama penyusunan kabinet," kata dia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2019, dikutip dari tvOne.

Selain itu, Jokowi juga telah menunjuk Fadjroel Rachman sebagai Staf Khusus bidang Komunikasi dan Juru Bicara Presiden. Soal Tim 7, Fadjroel menjelaskan bahwa tugas mereka termasuk menghubungi calon menteri.

"Tugasnya Tim 7 menghubungi (calon menteri), termasuk menghubungi saya. Kemarin saya dihubungi Pak Pratikno," ujarnya.

Selain itu, Tim 7 juga memberikan masukan terhadap sejumlah nama calon menteri. Namun mereka berdiri di atas prinsip kehati-hatian dan penunjukkan menteri tetap menjadi hak prerogatif presiden.

"Namun siapa nama menteri, itu hak prerogratif Presiden," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi sejak kemarin hingga hari ini sudah memanggil sejumlah tokoh. Mereka ada muka baru dan lama, berasal dari kalangan profesional dan partai politik. Beberapa nama, yang sudah dipanggil Jokowi, di antaranya Mahfud MD, Sri Mulyani, Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan masih banyak lagi. Adapun pengumuman Kabinet baru Jokowi periode 2019-2014 akan dilakukan pada Rabu, 23 Oktober 2019.

(viva.co.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Spasojevic Anggap Berat Latihan Fisik Shin Tae Yong di Timnas
271 Pejabat Dilantik, Sekda Pekanbaru Ingatkan Bekerja Sesuai Tupoksi
7 Aroma Minyak Esensial Terbaik untuk Kurangi Kecemasan
Jokowi soal Kenaikan Luas Karhutla: Kurang yang Dicopot?
Bakamla-AS Bangun Pusat Pelatihan Keamanan Maritim di Batam

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad