Home  / Nasional
Hari Terakhir Periode I Jokowi, ESDM Teken 2 Kontrak Migas
Sabtu, 19 Oktober 2019 | 05:18:44
Muhammad Sabki/CNBC Indonesia
Foto: Foto/Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto memberi keterangan pers tentang Penurunan Harga dan Kebijakan Formula Harga BBM Umum di Ruang Sarulla Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (10/2).
JAKARTA - Dua kontrak Gross Split diteken di hari terakhir periode pertama pemerintahan presiden Joko Widodo, pada Jumat (18/10/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto menyaksikan langsung penandatanganan Kontrak Bagi Hasil Gross Split untuk Wilayah Kerja (WK) West Ganal dan WK Pangkah.

Djoko mengatakan Kontrak Bagi Hasil Gross Split Blok Pangkah merupakan Kontrak perpanjangan dengan jangka waktu Kontrak selama 20 tahun dan akan berlaku efektif pada tanggal 8 Mei 2026.

Sementara untuk Blok West Ganal kontrak bagi Hasil Gross berjangka waktu 30 tahun. Blok West Ganal merupakan Hasil Penawaran Wilayah Kerja Migas Konvensional Tahap II Tahun 2019 dan telah diumumkan pemenangnya pada tanggal 26 Agustus 2019

Untuk Blok Pangkah Total Niai Komitmen Kerja Pasti (KKP) dan bonus tanda tangan untuk lima tahun pertama sebesar US$ 64 juta dan US$ 6 juta. Sementara, untuk Blok West Ganal komitmen pasti dan bonus tanda tangan tiga tahun pertama sebesar US$ 159,3 juta dan US$ 30,1 juta.

"Ini memang proses paling cepat di dunia. Mereka minta perpanjang, mau pakai gross split, yaudah kita ACC," ungkapnya di Kementerian ESDM Jumat, (18/10/2019).

Dirut SAKA Indonesia Pangkah Limited Novriadi mengatakan pihaknya melihat adanya potensi cadangan yang bisa dikembangkan, sehingga diambil keputusan perpanjangan kontrak ini. "Kalau produksi sampai akhir tahun depan 8.000 barrel oil per day (BOPD)," terangnya.

Direktur Hulu PT. Pertamina Dharmawan Samsu berharap dengan penandatanganan kontrak ini Blok West Ganal bisa menambah produksi. Dirinya berharap segera dilakukan eksplorasi di sekitar Blok West Ganal. "Untuk tambahan cadangan," terangnya.

Total bonus tanda tangan dari Kontrak Bagi Hasil Gross Split Wilayah Kerja West Ganal dan Kontrak Bagi Hasil Gross Split Wilayah Kerja Pangkah sebesar US$ 36,1 juta. Adapun total nilai investasi (Komitmen Pasti Wilayah Kerja West Ganal dan Komitmen Kerja Pasti Wilayah Kerja Pangkah) sebesar US$ 223.352.969.

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Hasil Hong Kong Open: Ginting ke Final Usai Kalahkan Jonatan
Daftar 16 Tim Lolos ke Piala Eropa 2020
Hasil Hong Kong Open 2019: Ahsan/Hendra ke Final
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Ditahan
Anak Bupati Majalengka Tak Ditahan, Komisi III Minta Kapolri Tegas

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad