Home  / Nasional
Soal Pernyataannya Terkait Pengungsi Ambon, Wiranto Minta Maaf
Jumat, 4 Oktober 2019 | 23:48:22
ANTARA/Zuhdiar Laeis/am.
Menko Polhukam Wiranto menyampaikan permintaan maaf didampingi sejumlah elemen tokoh Maluku, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (4/10/2019).
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyampaikan permintaan maaf secara resmi terkait pernyataannya yang dinilai menyinggung korban bencana di Ambon, Maluku.

"Beberapa hari yang lalu saya telah menyampaikan konferensi pers masalah pengungsi. Penjelasan saya masalah pengungsi yang sudah saya jelaskan panjang lebar," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pernyataannya itu tidak ada maksud menyinggung siapapun, termasuk pengungsi korban gempa di Ambon, tetapi mendapat tanggapan yang cukup ramai di media sosial.

Oleh karena itu, Wiranto menyampaikan permintaan maaf apabila ada ucapan dan kalimat yang disampaikannya dirasa mengganggu perasaan atau menyakiti hati.

"Itu pasti bukan karena saya sengaja untuk menyakiti hati dan menyinggung perasaan masyarakat Maluku. Tetapi, apabila ada tersinggung dan sakit hati, secara tulus saya minta dimaafkan," katanya.

Wiranto menyampaikan permintaan maaf didampingi sejumlah elemen tokoh Ambon, diantaranya purnawirawan, pengacara, dan tokoh pemuda.

Yang terpenting, kata Wiranto, bagaimana langkah secara fokus melakukan aksi untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Maluku.

Beberapa hari lalu, Wiranto juga sudah mengumpulkan jajaran menteri dan beberapa lembaga terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Atas perintah Presiden, kita harus segera melakukan aksi untuk membantu meringankan beban para penderita yang terkena bencana gempa bumi di Maluku dan sekita," katanya.

Sementara itu, tokoh Maluku Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy menyampaikan
kasihnya karena berbesar hati meminta maaf kepada masyarakat Ambon.

"Tadinya kami berharap Pak Wiranto tidak perlu minta maaf karena apa yang dikatakan beliau adalah merespons informasi yang beliau terima hari itu," katanya.

Tetapi, kata Suaidi, karena ada tanggapan dari masyarakat yang berpotensi mengeruhkan suasana sosial, baik di Maluku maupun pemerintah pusat, Wiranto menyampa
maaf.

Sebelumnya, pernyataan Wiranto terkait pengungsi korban gempa Ambon, Maluku yang disampaikan pada Senin (30/9) lalu, menjadi polemik karena dinilai menganggu sebagai beban.

(antara)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Balita Tewas Terseret Banjir di Rokan Hulu
Anggota Dewan Dapat Aduan Masalah Ganti Rugi Tol
Korban Perkosaan di India Dibakar saat Menuju Pengadilan
Guru SMP di Malang Minta 18 Siswanya Masturbasi, Modusnya untuk Penelitian
Setelah Dua Hari Penggalian, Kedua Jasad Korban Longsor Rohul Akhirnya Ditemukan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad