Home  / Nasional
Anies soal Ambulans Bawa Batu: Jangan Buru-buru Menyimpulkan
Kamis, 26 September 2019 | 13:33:47
(CNN Indonesia/Daniela)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat suara soal klaim polisi temukan ambulans DKI di tengah demo.
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yakin anak buahnya di Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab terhadap ambulans Puskesmas Kelurahan Pademangan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Hal ini diungkapkan Anies menyusul ditahannya ambulans DKI karena diklaim polisi membawa batu saat demonstrasi di kawasan DPR, Senayan pada Rabu (25/9).

"Saya percaya ambulans kita mengikuti SOP dan sudah dilakukan dari kemarin dan ini bukan hal yang baru kita mengikuti SOP. Sudah bertahun-tahun," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/9).

Untuk itu, Anies meminta agar masyarakat tidak terpengaruh oleh berita yang belum terkonfirmasi. Karena menurut Anies, banyak hal-hal di lapangan yang mungkin tidak terekspose dan menjadi sumber miskomunikasi di lapangan.

"Karena itu kita tak usah terburu-buru menyimpulkan apapun kalau sudah di lapangan banyak peristiwa terjadi dan komunikasi belum tentu berjalan baik," tegas Anies.

Anies menjelaskan dalam demo kemarin, DKI mengirimkan kurang lebih sekitar 40 ambulans. Para petugas datang untuk menolong mahasiswa dan warga yang ikut unjuk rasa tanpa pandang bulu.

Karena itu, Anies meminta agar masyarakat bisa menghormati dan menghargai pekerjaan paramedis tersebut.

"Jadi saya ingin sampaikan apresiasi dan rasa hormat kita kepada petugas kesehatan yang tetap berada di lapangan. Walau mereka ada di kondisi tempat yang bukan paling aman di kota ini," ujar Anies.

"Jadi jangan dianggap enteng mereka menegakkan sesuatu yang tidak kecil. Mereka ada di tempat yang sangat menegangkan," lanjut Anies.

Kendati begitu, Anies menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian. Sebelumnya, cuitan akun Twitter @TMCPoldaMetro tentang lima mobil ambulans yang diamankan karena membawa batu dan bensin telah menghilang. Diduga cuitan tersebut telah dihapus.

Dalam cuitan itu, diketahui ambulans diamankan pada pukul 02.15 WIB, Kamis (26/9) di Gardu Tol Pejompongan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Namun, saat CNNIndonesia.com mencoba membuka cuitan itu pada pukul 08.30 WIB, unggahan itu sudah tidak ditemukan.

Selain menggunggah informasi itu di twitter, informasi yang sama juga diunggah di akun Instagram @tmcpoldametro. Ada dua rekaman video yang diunggah dalam akun instagram itu.

Untuk unggahan di akun Instagram, sampai pukul 09.44 WIB masih bisa diakses. Polisi sendiri belum mampu menunjukkan batu dan bensin yang mereka tuduh dibawa ambulans saat demo di DPR.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polri: Laporkan Oknum Polisi Peminta Proyek ke 081384682019
Kejar-kejaran Dengan Polisi Mobil Bandar Sabu Berakhir Setelah di Dor
Kronologi Mobil Anggota Polisi yang Diamuk di Pasar Minggu
Propam Selidiki Kasus 2 Polisi Tertembak di Mapolsek Sirenja Donggala
2 Polisi di Donggala Sulteng Tertembak di Bagian Kepala

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad