Home  / Nasional
Bos Taksi Malaysia Berulah Lagi, Salahkan RI Soal Ojol Gojek
Senin, 2 September 2019 | 16:28:35
(Youtube)
Foto: Datuk Shamsubahrin Ismail
JAKARTA - Bos Big Blue Taxi Shamsubahrin Ismail kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Setelah sebut Indonesia miskin, kini ia menyebut tindakan Indonesia salah dengan mengizinkan ojek online Gojek.

Pernyataan baru Shamsubahrin Ismail berbentuk video ramai di media sosial. Dalam video tersebut ia menyebut bukan rakyat Indonesia yang miskin tapi ada kesalahan yang dilakukan pemerintah Indonesia.

"Rakyat Indonesia tak salah, kalau dikatakan miskin. Yang salah itu adalah kerajaan Indonesia, pemerintah Indonesia yang salah," ujarnya seperti dikutip CNBC Indonesia dari detikINET, Senin (2/9/2019).


Samsubahrin Ismail menambahkan pemerintah Malaysia tidak perlu mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia mengizinkan Gojek atau Grab. Ia menyinggung bahwa driver ojek online tak punya gaji tetap.

"Pemerintah di Malaysia mengikuti kesalahan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kenapa harus kita membiarkan anak muda kita Malaysia bekerja tanpa gaji tetap, untuk membawa Grab, untuk membawa Gojek," cetusnya.

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Koran Malaysia Berumur 80 Tahun Ini Tutup, 800 Karyawan PHK
Dear Pak Jokowi, Terbitkan Perppu KPK itu Simple Kok!
Apa yang Membuat Mahasiswa Ogah Temui Jokowi di Istana?
Maaf Pak Jokowi, Mahasiswa Tolak Mentah-Mentah Ajakan Bertemu
Konflik Kepentingan Karhutla, Menteri Malaysia Didesak Mundur

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad