Home  / Nasional
Risiko Utang Naik, Bos BI: Jangan Panik!
Kamis, 22 Agustus 2019 | 22:05:25
(CNBC Indonesia/Lidya Julita S)
Foto: Konferensi pers Bank Indonesia terkait rapat dewan gubernur Agustus 2019
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pelaku pasar tidak perlu panik dengan naiknya risiko utang (Credit Default Swap/CDS). Apalagi kenaikan CDS ini terjadi karena tendensi dagang yang meningkat.

Perry menjelaskan, kepercayaan investor kepada Indonesia masih positif. Meskipun sempat terjadi aliran modal asing keluar (outflow) akibat memanasnya perang dagang.

"Inflow masih terus berlanjut, ytd (year to date) Rp 176,4 triliun. Kemarin meningkat trade war ada yang outflow," ujar Perry di Gedung BI, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Menurutnya, tendensi dagang yang meningkat dan terjadi outflow maka resiko utang biasanya naik juga. Tapi investor tidak terlalu panik karena ini faktor global, maka hanya akan terjadi sementara.

"Tentu saja CDS naik ke 92,45%. Tapi tidak usah panik karena kondisi global sedang naik turun, ya wajar aja kalau ada short term, CDS naik sedikit dan abis pengumuman ini rupiah menguat," jelasnya.

Perry juga meyakinkan, BI akan terus memperhatikan perkembangan di global. BI akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah sesuai dengan fundamentalnya.

"Kami akan terus jaga stabilitas ini dengan tetap berada di pasar. Kalau memang butuh kita lakukan intervensi," tegasnya.

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gawat! Utang BUMN Kian Bengkak, Garuda & KRAS Jadi Sorotan
TNI dan PLN Jalin Kerjasama Bidang Pengamanan dan Pemeliharaan
Lowongan Kerja PLN Dibuka, Dicari 3.400 Calon Pegawai Baru!
Mandiri Restrukturisasi Utang KRAS Rp 8 T, Bank Lain?
Fitch: Utang BUMN Karya Terdongkrak, Perlu Pembayaran Segera

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad