Home  / Nasional
Rusuh di Fakfak Papua Barat, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Rabu, 21 Agustus 2019 | 11:41:17
(Foto: Eko)
Pengibaran bendera Bintang Kejora di Fakfak, Papua Barat.
JAKARTA - Kerusuhan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, masih berlanjut hingga Rabu (21/8) siang. Aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke barisan massa.

Eko Aristianto, salah seorang warga yang berada di lokasi mengatakan usai tembakan gas air mata dilontarkan aparat, massa sempat kocar-kacir. Dia sempat dekat dengan massa untuk mengambil gambar kerusuhan tersebut.

"Massa uber-uberan sama aparat. Gas air mata pedas sekali. Saya lalu pulang amankan anak dan istri," kata Eko kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.

Eko mengatakan sejumlah jalan di Kabupaten Fakfak saat ini ditutup, sehingga massa tak bisa bergerak ke kota. 

Saat ini konsentrasi massa berada di Pasar Tumburuni, Kabupaten Fakfak. Mereka sempat membubarkan diri, namun saat ini berkumpul kembali di sepanjang Jalan Wagon hingga Pasar Tumburuni.

"Tembakan keluar, mereka kembali lagi ke pasar, tadi sempat bubar," ujar Eko.

Menurutnya, sudah ada korban luka akibat peristiwa itu. Namun dia tak mengetahui jumlahnya. Dia tak tahu apakah ada orang yang ditangkap aparat dari peristiwa tersebut. 

"Korban luka ada, sudah dua kali mobil ambulans bawa korban," kata Eko.

Dia mengatakan Pasar Tumburuni yang berada di kabupaten tersebut dibakar massa. Sementara sejumlah jalan raya diblokade. Sejumlah kios tutup sehingga pusat perekonomian terhenti.

Massa sempat mengibarkan bendera Bintang Kejora di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Kerusuhan di Fakfak berlanjut ketika sejumlah kota di Papua memanas. Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Manokwari, Jayapura, serta Sorong.

Rusuh di Papua merespons kasus pengepungan Asrama Papua di Surabaya dan peristiwa di Malang. Sebanyak 43 mahasiswa ditangkap aparat kepolisian dari Asrama Papua di Surabaya. Mereka kini telah dipulangkan kembali.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Prajurit Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Gelar Posyandu di Pedalaman Papua
9 Tuntutan Tokoh Papua kepada Jokowi di Istana
Jokowi: Tahun Depan Istana Presiden Dibangun di Papua
‘Kode Keras’ Komisioner Tinggi HAM PBB soal Kerusuhan Papua
Asrama Papua di Surabaya Dilempari Karung Berisi Ular Piton

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad