Home  / Nasional
Menteri Agama Mengadu ke Gubernur Mekah soal Kondisi Mina
Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:00:43
Photo : VIVAnews / Dedy Priatmojo
Menag Lukman Hakim Saifuddin bertemu Gubernur Mekah, Khalid al Faisal.
MEKAH - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin bertemu Gubernur Mekah, Khalid al Faisal bin Abdulaziz, Senin malam, 12 Agustus 2019. Pertemuan berlangsung kurang lebih lima belas menit di Imarat-Mekah, Mina.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Menag menyampaikan soal penambahan daya tampung tenda-tenda jemaah haji Indonesia di Mina dan penambahan toilet. Mengingat, jumlah jemaah haji Indonesia adalah yang terbesar di dunia. 

"Saya meminta penambahan daya tampung tenda-tenda dan toilet di Mina bagi jemaah Indonesia, dengan cara meningkatkan bangunan tenda dan toilet," kata Menag.

Selain penambahan kapasitas di Mina, Menag juga mengusulkan, agar layanan fast track (jalur cepat keimigrasian) diperluas. Tahun ini, layanan tersebut hanya diberlakukan bagi embarkasi Jakarta.

"Saya melihat, fast track amat berhasil. Saya berharap, ini bisa diberlakukan ke semua embarkasi, tahun depan," ujar Menag.

Pertemuan ini merupakan kali pertama antara Gubernur Mekah, dengan Menteri Agama Indonesia. Permintaan terkait penambahan fasilitas di Mina juga relevan, karena Gubernur Mekah adalah penasihat raja dan Rais Lajnatul 'Ulya (Ketua Panitia Tinggi) dalam penyelenggaraan ibadah haji. 

Sementara itu, Gubernur Mekah merespons positif usulan Menag. Menurutnya, layanan sudah mulai dikembangkan, dari sebelumnya hanya Indonesia dan Malaysia, tahun ini diberlakukan juga Pakistan,  Bangladesh, dan India.

Terkait pemberlakuan fast track di seluruh embarkasi di Indonesia, masih dikaji, karena menyangkut ketersediaan sumber daya manusia (SDM).

Berkenaan renovasi Mina, Gubernur Mekah mengatakan bahwa saat ini, sudah dibentuk Lembaga atau Dewan Khusus Proyek Mina dan Arafah. Dewan ini diketuai langsung oleh Putra Mahkota, Pangeran Muhammad bin Salman. 

Sehari sebelumnya, Menag bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah, Muhammad bin Salih Banten. Dalam pertemuan tersebut, Menag juga menekankan semakin mendesaknya kebutuhan memperbanyak daya tampung kapasitas tenda-tenda dan toilet di Mina.

Menag berharap, tenda dan toilet di Mina dapat dibangun bertingkat.

Menteri Haji dan Umrah berjanji, akan memperhatikan usulan Indonesia. Menurut Mohammad bin Salih Banten, Pemerintah Arab Saudi, benar-benar menaruh perhatian serius kepada Indonesia, karena jumlah jemaahnya terbesar di dunia. 

(viva.co.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tak Lagi MUI, Sertifikat Halal Kini Resmi Diterbitkan Kemenag
Kasmarni Amril buka Seminar Peningkatan Kualitas Kesejahteraan Keluarga Tahun 2019
Jokowi Lawan 7 Langit Bubarkan Petral, Eh Pertamina Buat Lagi
RUU Budidaya Pertanian Berpotensi Kriminalisasi Petani
Gara-gara Ada Dua Penumpang Muslim, Penerbangan Ini Dibatalkan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad