Home  / Nasional
Banyak Direksi BUMN Terjerat Korupsi, Said Didu Sebut Uangnya Buat Setoran
Kamis, 28 Maret 2019 | 12:44:53
(Doc. Net)
Said Didu
JAKARTA - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu mengatakan bahwa korupsi yang menjerat sejumlah direksi BUMN merupakan puncak gunung es.

Pasalnya kata dia, saat ini pengangkatan dan penunjukan direksi ataupun komisaris BUMN bukan atas dasar kompetensi.
 
Sebelumnya, Wisnu Kuncoro sebagai Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang kena OTT KPK dengan dugaan pengadaan barang dan jasa. Jauh ke belakang, masih ada beberapa nama petinggi BUMN yang terseret kasus serupa.

"Ini adalah istilah saya puncak gunung es. Ini adalah hasil pengangkatan direksi dan komisaris tidak prudent, tidak berbasis profesionalisme," kata Said, Kamis, (28/03/2019).

Menurut Said, pengangkatan direksi dan komisaris BUMN yang tidak didasarkan kepada kompetensi akan melahirkan mafia jabatan.

Artinya, ada balas jasa yang harus diberikan dari kandidat direksi dan komisaris dan BUMN kepada pihak yang mengatur jabatan.

"Penilaian yang subjektif menyebabkan munculnya mafia pejabat. Jadi orang mau jadi direksi komisaris cari lobi kekuasaan dan pasti ada balas jasanya," ujar Said.

Terlebih kata dia, saat ini jabatan direksi dan komisaris BUMN banyak yang tidak sampai lima tahun. Mereka bisa saja diberhentikan kapan saja dengan ragam alasan.

Para direksi dan komisaris BUMN yang ingin bertahan, lanjutnya, harus 'menyetorkan' sejumlah uang agar jabatannya bertahan lama. Hal ini yang membuat sejumlah pihak menghalalkan segala cara untuk bisa bertahan di jabatannya.

"Mafia pejabat memeras direksi yang sudah ada kalau mau setor bertahan, kalau nggak berhenti. Sehingga ini kemungkinan besar penyetoran sehingga dia mengkorupsi sehingga kalau lihat gajinya nggak masuk akal," tutur Said.

(jarrak.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Perangi Korupsi, Bea Cukai Lakukan Program Reformasi Birokrasi Melalui Upaya Pembangunan Zona Integritas
Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi RSP Kampus Unri Dihentikan
Dugaan Korupsi Dana Konsumsi MTQ Inhu Segera Disidang
Reskrim Polres Kampar Proses Tiga Kepala Desa Terkait Dana Desa
Fantastis, Utang Luar Negeri BUMN Naik Rp 200 T Setahun!

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad