Home  / Nasional
Gegara Sawit: Wapres JK Ancam Airbus & Retaliasi RI ke Eropa
Selasa, 26 Maret 2019 | 15:40:58
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Pekerja mengangkut hasil panen kelapa Sawit di kebun Cimulang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/3).
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan kekecewaannya terhadap langkah Uni Eropa yang mendiskriminasi produk Kelapa Sawit Indonesia. JK mengungkapkan langkah Eropa merupakan hal serius.

"Ini hal yang serius karena menyangkut setidak-tidaknya 15 juta rakyat yang bekerja langsung atau tidak langsung di bisnis ini," kata JK di Kantor Wapres, Selasa (26/3/2019).

Dijelaskan JK, bisnis sumber daya alam Sawit alias CPO ini nilai ekspornya cukup besar. Bahkan memberikan nilai tambah terhadap perekonomian. 

"Sehingga Indonesia dan pasar Eropa itu pasar yang besar. Nah kalau ini diboikot tentu indonesia juga dapat mempunyai kekuatan pasar juga, dapat retaliasi kalau memang bukan tidak mau beli, menahan dengan aturan, maka kita juga bisa membuat retaliasi yang sama," papar JK.

JK bahkan mengancam bisa saja Indonesia menyetop pembelian produk Eropa termasuk pesawat pabrikan Airbus. Dikatakan JK, jika Eropa membuat aturan tersendiri, kenapa RI tidak bisa?

"Kalau seperti tadi oke kita tidak beli Airbus lagi, itu juga hak kita. Kalau Uni Eropa memiliki hak membuat aturan, kita juga punya hak bikin aturan."

Apa saja selain itu?

JK menyebut apa yang dilakukan Eropa menyangkut masyarakat Indonesia. Jadi bukan hanya bicara korporasi. Dan hal ini bukan hanya urusan lingkungan saja.

"Cuma dengan alasan lingkungan, bahwa ini tidak ramah lingkungan, ingin menyetop atau mengurangi setidak-tidaknya agar tidak memakai untuk biodisel. Akhirnya tentu masyarakat akan bermasalah," katanya.

"Pokoknya retaliasi, kita tidak mengatakan perang dagang, retaliasi saja. Artinya, kalau you larang 10, kita lawan 10 juga."

Untuk itu, sebelum dilakukan, JK mengatakan Indonesia telah menyiapkan langkah di WTO. Di mana akan dilakukan proses negosiasi. "Memang tidak akan langsung main gebrak saja. Kita kan anggota WTO, jadi lewat itu," tutur JK.

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Bersama Menteri BUMN, Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Replanting Sawit Untuk Rakyat
Gubri Singgung Minimnya Kontribusi Perusahaan Sawit Terhadap Infrastruktur Jalan
Diskriminasi Sawit UE untuk Kurang Defisit Dagang dengan RI?
Diskriminasi Sawit, Petani Minta Pemerintah Perbaiki Diri
Uni Eropa Sebut Ancaman Pemboikotan RI Rugikan Semua Pihak

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad