Home  / Nasional
Gara-gara Racauan Rommy, Khofifah Singkirkan Kursi di Teras Kantornya
Sabtu, 23 Maret 2019 | 20:49:14
Photo : VIVA/Nur Faishal
Teras Gedung Negara Grahadi Surabaya yang sudah kosong dari kursi-kursi.
SURABAYA - Pemandangan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, sedikit berbeda. Kursi-kursi dan meja yang biasa tertata di teras kini tak ada pada Sabtu, 23 Maret 2019. Biasanya, sejak dahulu, kursi-kursi kayu beralas busa itu dipakai para tamu duduk santai saat menunggu atau sesudah bertemu Gubernur Jatim.

Rupanya, kursi di teras Grahadi disingkirkan atas perintah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dia mengaku khawatir ada oknum tak bertanggung jawab berswafoto saat duduk santai di Grahadi lalu disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.

Kekhawatiran Khofifah muncul setelah namanya diseret oleh mantan ketua umum PPP Romahurmuziy, tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. Rommy menyampaikan aneka pernyataan atau meracau, di antaranya tentang rekomendasi tersangka Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jatim karena aspirasi Khofifah.

"Silakan tanya Mas Rommy karena saya juga kaget rekomendasi dalam bentuk apa yang saya sampaikan," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 23 Maret 2019. "Sama sekali tidak [merekomendasikan], makanya tanya kepada Mas Rommy, karena saya khawatir ada yang mengatasnamakan saya."

Khofifah mengaku menerima laporan ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah atau OPD yang dihubungi beberapa orang mengatasnamakan kolega, tim pemenangan, dan keluarga. Laporan itu dia terima di grup Jatim Cettar yang dia buat dan di dalamnya ada pejabat seluruh OPD Pemerintah Provinsi Jatim.


"Di situ saya sampaikan, mereka mengatasnamakan siapa pun, atas nama kolega, keluarga, atau apa pun, minta dilayani dalam bentuk apa pun, maka tolong jangan dilayani dalam bentuk apa pun. Jadi, kalau persisnya tolong ditanya sendiri kepada seluruh OPD yang tergabung dalam grup itu," kata Khofifah.

Sekali waktu, kata Khofifah, dia menerima kiriman foto yang di situ ada gambarnya bersalaman dengan seseorang. Ada juga seseorang berfoto di teras Grahadi. "Nah, depan itu ada kursi maka saya minta kursi agar dihilangkan, supaya tidak digunakan oleh siapa saja yang, mungkin (foto dan sebar) ini saya lagi duduk di Grahadi," katanya.

(viva.co.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jaksa KPK Sebut Menag Lukman Terima Uang Rp70 Juta dalam Kasus Jual Beli Jabatan
Dipecat KPK, Pengawal Tahanan Idrus Marham Diduga Terima Rp300 Ribu
KPK Sebut Uang Miliaran Rupiah Berserakan di Rumah Dinas Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Geledah Rumah Dinas Gubernur Kepri Nurdin Basirun, KPK Amankan Uang Puluhan Miliar
Bupati Kepulauan Meranti Dicecar Soal Aliran Suap ke Bowo Sidik

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad