Home  / Nasional
Anies Baswedan Tolak Penerapan Jalan Berbayar bagi Sepeda Motor
Minggu, 25 November 2018 | 10:23:12
(Doc. Net)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan resmi menolak rencana penerapan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) pada kendaraan sepeda motor. Sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga merencanakan agar pengendara sepeda motor juga dikenakan sejumlah biaya apabila melintas di ruas jalan yang diberlakukan ERP.

"Kalau undang-undangnya bilang ERP untuk kendaraan kecuali kendaraan roda dua, ya masa kita melanggar," kata Anies di kawasan Sentul, Jawa Barat, Sabtu, (24/11/2018).

Anies menjelaskan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 25 Tahun 2017 tentang Pembatasan Kendaraan Bermotor Melalui Sistem Jalan Berbayar Elektronik.

Dalam pasal 8 ayat 1 Pergub 25/2017 diatur kendaraan yang boleh melintas di jalan berbayar adalah mobil, bus, mobil barang, kendaraan umum, mobil dinas, ambulans, serta mobil pemadam kebakaran. Artinya, sepeda motor justru dilarang untuk melintasi jalan berbayar.

"Kita harus ikut aturan. Masa melanggar," ucap Mendikbud tersebut.

(jarrak.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kapal Motor Milik TNI Hilang Kontak di Perairan Maluku
Terkait Jalan Menuju Kubu dan Kuba Berlumpur, Bupati Suyatno Perintahkan PUPR dan Perusahaan Terjunkan Alat
Nelayan Natuna Tolak Serbuan Ratusan Nelayan Pantura
Bersepeda Jelajah Nusantara, Rajip Disambut Satgas Yonif 411 Kostrad di Perbatasan RI-PNG
Pembangunan Jalan Badak Pekanbaru Dilanjutkan Tahun Ini

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad