Home  / Nasional
Partai Komunis Temui Jokowi, Istana: Apa yang Dipersoalkan?
Senin, 21 Agustus 2017 | 17:29:28
setkab.go.id
Staf Khusus Presiden, Johan Budi
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV) YM Nguyen Phu Trong akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kunjungan resmi ke Indonesia tersebut akan dilakukan pada 22-24 Agustus 2017. Rencananya, selain bertemu dengan Presiden Jokowi, Sekjen Partai Komunis Vietnam tersebut juga akan bertemu dengan pimpinan DPR, DPD, dan MPR. 

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi pun menilai kunjungan ini tak perlu dipersoalkan. Sebab, partai tersebut juga merupakan partai mayoritas di Vietnam. 

Johan pun menyampaikan, kunjungan petinggi partai komunis ke Tanah Air tak hanya terjadi pada era Jokowi. Pada era pemerintahan sebelumnya pun kunjungan ini pernah dilakukan. 

"Di negara kan ada partai tertentu mayoritas. Dan ini tak hanya terjadi era Pak Jokowi sebelumnya ada petinggi partai datang. Sebuah negara partai yang berkuasa mengunjungi itu kan biasa. Apa yang dipersoalkan?" kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/8). 

Menurut Johan, dalam pergaulan antarnegara di dunia internasional, hubungan antara negara yang satu dengan yang lainnya tak dipermasalahkan.  

"Apa kita enggak boleh berhubungan dengan negara komunis? Kan China.. toh itu di Vietnam. Masa enggak boleh? Dalam pergaulan dunia internasional," kata dia. (ROL)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
LSI Denny JA: Kepercayaan Publik Terhadap Jokowi Menurun
Ultimatum Jokowi ke Penegak Hukum: Jangan Gigit yang Benar!
Pemerintahan Jokowi Luncurkan Portal Aduan Khusus PNS Radikal
Terungkap, Petral Jadi Kasus Besar di KPK yang Jokowi Tunggu!
Tambah Wamen, Siasat Jokowi Redam Gejolak Koalisi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad