Home  / Musik
Queen Rilis `We Are the Champions` untuk Tenaga Medis
Sabtu, 2 Mei 2020 | 13:54:25
(AFP PHOTO / JEAN-CLAUDE COUTAUSSE)
Band legendaris Inggris, Queen, rilis versi baru We Are The Champions untuk petugas medis virus corona.
JAKARTA - Band legendaris Inggris, Queen, merilis versi baru lagu We are The Champions untuk membantu tenaga medis yang menangani wabah virus corona.

Lirik akhir lagu tersebut diubah menjadi "You are The Champions" disertai dengan video petugas medis dan lockdown Covid-19 di seluruh dunia.

Gitaris Queen Brian May dan drummer Roger Taylor yang putrinya adalah seorang dokter, masuk dalam video itu. Mereka merekamnya di rumah masing-masing di London.


Penyanyi Adam Lambert yang dikenal lewat ajang pencarian bakat AS American Idol dan sedang melakukan tur dengan bandnya, merekam bagian vokal dari lagu itu di Los Angeles.

Hasil dari lagu itu akan disalurkan kepada Solidarity Response Fund WHO untuk penanganan Covid-19.

"Sama seperti orang tua kita, kakek nenek, dan kakek buyut kita yang berjuang untuk kita dalam dua perang dunia. Para pejuang pemberani di garis depan adalah juara baru kita," kata May dalam sebuah pernyataan dikutip AFP.

May menyebut dokter, perawat, petugas kebersihan, kuli angkut, sopir, dan semua orang yang diam-diam mempertaruhkan nyawa setiap hari untuk menyelamatkan nyawa di tengah pandemi adalah sang juara.

Dalam wawancara di media-media Inggris, May tak segan mengkritik kurangnya APD bagi petugas kesehatan di Inggris yang membuatnya marah dan sedih.

"Saya pikir, sebagai bangsa kita harus malu bahwa kita tidak siap (menghadapi virus)," katanya.

Roger Taylor mengatakan pengalaman putrinya, Rory yang bekerja di National Health Service (NHS) yang dikelola negara menjadikannya sangat sadar bahwa pekerjaan para medis sangat vital dan mereka melakukannya setiap hari untuk menyelamatkan nyawa masyarakat.

"Mereka berharga bagi kita semua dan mereka benar-benar juara kita," ujar Taylor.

We are The Champions dirilis pertama kali pada tahun 1977 dan telah menjadi lagu kebangsaan di seluruh dunia. Lagu itu ditulis oleh Freddie Mercury yang meninggal pada tahun 1991.

Mercury berkata tentang lagu itu, "Saya ingin menulis sesuatu yang bisa dinyanyikan semua orang. Dan pada saat yang sama, saya pikir akan menyenangkan memiliki lagu kemenangan yang diperuntukkan bagi semua orang". 


(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Mahasiswa UIN SUSKA Gelar Webinar Bertajuk Solusi Aman Selesaikan Skripsi di Tengah Pandemi Covid-19
IDI Aceh Catat 60 Tenaga Medis Terinfeksi Covid-19
Asisten Ekbang Sekdakab Siak Ikuti Webinar Optimalisasi Contract Drafting yang Diselenggarakan Kejati Riau
Twitter Berani Hapus Tweet Donald Trump, Ada Apa?
Polisi Tangkap Satpam yang Jadi Kurir Sabu Catherine Wilson

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter