Home  / Lingkungan
Dirjen PPI: Provinsi yang Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Tingkatkan Upaya Pengendalian
Kamis, 10 Juni 2021 | 19:57:39
istimewa
PEKANBARU - Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Laksmi Dhewanthi berharap 4 provinsi yang telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla agar lebih meningkatkan upayanya untk pengendalian kebakaran sehingga karhutla bisa dikendalikan dan dihindari. 

"Pada tahun 2021 sudah ada 4 provinsi yang menetapkan status siaga darurat bencana karhutla yakni Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Sumatera Selatan," kata Laksmi secara virtual dalam acara peresmian operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), Kamis (10/6/2021). 

Ia berpesan agar keempat provinsi ini perlu segera melakukan peningkatan upaya pengendalian kebakaran, sehingga karhutla bisa dikendalikan dengan baik dan bahkan bisa dihindari.

Menurutnya penetapan status siaga darurat bertujuan agar pengerahan sumber daya dan logistik untuk mencegah dan memadamkan api di titik panas dapat dilakukan sejak dini. 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kata Laksmi terus memberikan dan melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi dan kampanye pencegahan karhutla, serta titik-titik panas (hotspot) juga selalu dipantau dari waktu ke waktu. 

Pihaknya juga telah melakukan upaya-upaya pemadaman melalui darat dan udara untuk mencegah dan mengatasi karhutla.(MCR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Cegah Karhutla, BPBD Riau Minta Kabupaten Kota Tingkatkan Patroli
Kemarau, BPBD Riau Siagakan 6 Helikopter Bantuan BNPB Antisipasi Karhutla
Wagubri Jelaskan Upaya Pemprov Riau Atasi Karhutla Sesuai Arahan Presiden
Masih Sandang Status Tersangka, Eki Khadafi Dinilai Kebal Hukum
Panglima TNI: Diperlukan Kerjasama Lintas Sektoral Menghadapi Potensi Ancaman Kedaruratan Nasional dan Global

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter