UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / Lingkungan
Diduga Limbah PKS, Warga Desa Air Hitam, Pelalawan Dikagetkan Ikan Pada Mengambang di Sungai
Rabu, 3 Februari 2021 | 23:11:09
PELALAWAN - Warga di sepanjang sungai besar di Desa Air Hitam Kecamatan Ukui, Pelalawan Riau, dihebohkan minyak limbah PKS salah satu perusahaan besar yang ada di lokasi itu.

Minyak seperti oli memenuhi sungai terpantau beberapa jenis ikan mati di sepanjang sungai tersebut, Selasa (2/2/21).

Informasi yang disampaikan warga, mereka mengaku khawatir akan berakibat buruk pada lingkungan hidup khususnya keberlangsungan kehidupan ikan di wilayah tersebut. 
 
"Mata pencaharian sebagian warga kami sebagai nelayan, kini ikan mati mau makan apa kami lagi," kata warga, Atan, Rabu (3/2/21).

Salah seorang warga sempat mengabadikan pencemaran tersebut, foto dan video berdurasi pendek tentang peristiwa pencemaran tersebut dikirimkan pada media.

"Kita ambil dokumentasi peristiwanya di mana kondisi air di sepanjang sungai sudah berubah warna menjadi kecoklatan. Ditemukan bermacam-macam ikan mati mengambang," katanya.

Selain ketakutan ikan mati, warga juga menjadi khawatir limbah berimbas kepada sumber air minum, atau keracunan ikan yang biasa memenuhi kebutuhan konsumsi warga," katanya.

Pihak perusahaan yang memiliki PKS tersebut mengakui kebocoran limbah, namun sedang ditangani, bahkan akunya pihak DLHK telah memantau limbah keluar tersebut.

Dalam penaganan limbah ini pihak PT. Indosawit juga terlihat di lokasi.***

(sumber: kabarriau.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kelompok Mahasiswa ini Ubah Limbah Plastik Menjadi Sofa dan Paving Blok
Alfedri Resmikan Pembangunan Kawasan Pengelolaan Limbah B3 Terpadu PT MPS
Ribuan Ikan Mati Diduga Akibat Limbah PT RAPP, Formasi Riau Minta Bupati Usut Tuntas
Jokowi Hapus Limbah Batubara dari Kategori Limbah B3
DPRD Inhu Konsultasi Soal Limbah ke DPRD Riau

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter