Home  / Lingkungan
BKSDA Riau Halau Gajah Liar Masuk Kampung
Minggu, 9 Agustus 2020 | 01:25:05
Foto : Ist
Tim BBKSDA Riau melibatkan Gajah Jinak untuk menghalau kawananan gajah liar yang masuk ke perkebunan Warga Desa Gondai Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Kamis (6/8/2020).
PEKANBARU - Kawanan gajah liar masuk ke wilayah perkebunan milik warga Pengkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Kamis (6/8/2020) kemarin. Akibatnya, satwa berbadan tambun itu, merusak tanaman sawit milik warga.

Kepala Bidang I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Andre Hansen Siregar, mengaku belum tahu persis jumlah gajah liar yang merusak kebun milik masyarakat di daerah tersebut.

"Kami perkirakan berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo dan sudah kami halau, kini kawanan gajah liar itu telah bergerak ke arah hutan tanaman industri (HTI) milik sebuah perusahaan," ujar Hansen kepada wartawan pada Jumat (7/8/2020) di Pekanbaru.

Hansen menjelaskan kebun warga yang rusak itu, tidak sampai puluhan hektare sebagaimana informasi yang beredar. Dia menyebut gajah hanya memakan sawit yang sudah tinggi.

"Kalau ada kebun sawit di rusak, itu memang benar, tapi gak sampai puluhan hektare," imbuhnya.

Menurutnya, menghalau atau menggiring gajah liar, petugas BBKSDA Riau mengerahkan Gajah jinak dari Flying Squad TNTN. Hal ini dilakukan, karena kebun masyarakat berdekatan dengan Flying Squad TNTN.

Dia menjelaskan, konflik gajah liar dan warga, hampir setiap tahun terjadi. Karena dulu kebun masyarakat itu, adalah hutan dan menjadi perlintasan satwa berbadan bongsor setiap musim mereka.

"Lokasi kebun ini masih satu hamparan dengan TNTN, sehingga setiap tahun pasti muncul gajah di sana. Biasanya, gajah tidak lama di lokasi, karena menuju ke lokasi lain yang masih satu jalur dengan perlintasannya," paparnya.

Meski begitu, Hansen Siregar mengimbau masyarakat agar tidak memasang jerat yang membahayakan satwa liar di lokasi.

"Kami berharap jika terdapat satwa liar masuk ke perkebunan milik warga, segera menginformasikan kepada kami, sehingga kami bisa lakukan penanganan," pungkasnya.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Satgas Yonif 413 Kostrad Bantu Warga Benahi Jalan Kampung
Perkosa Warga Sekampungnya, Pria di Rohil Ditangkap Polisi
Tingkatkan Kebersamaan, Satgas Yonif 125 Laksanakan Gotong Royong Dengan Warga Kampung Kondo
Satgas Yonif 413 Bremoro Lakukan Fogging Cegah Malaria di Kampung Kibay
Kemlu RI Panggil Dubes Malaysia terkait Larangan Masuk bagi WNI mulai 7 September

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter