Home  / Lingkungan
PT Lorena Bantah Terlibat Perambahan, Agus: Personil Polhut Terbatas
Rabu, 13 Maret 2019 | 07:37:08
(Foto, istimewa)
Foto: Barak PT Eka Sari Lorena Transport tak jauh dari lokasi tempat ditemukannya dua unit eksavator di desa Segati.
PEKANBARU, riaueditor.com - Sulitnya menertibkan pelaku perambah hutan di desa Segati Kecamatan Langgam Pelalawan karena masalah yang dihadapi cukup kompleks. Selain itu, keterbatasan jumlah personil Polhut DLHK Riau juga menjadi kendalafd . 

"Kalau kita plotingkan kawasan hutan itu, ahli pemetaan yang menerangkan. Ąpakah kawasan itu masuk areal kawasan hutan atau tidak", ucap Kepala DLHK Riau Ir. Ervin Rizaldi, MH melalui Kepala Bagian Penegakkan Hukum Agus Suryoko saat dikonfirmasi seputar status kawasan hutan yang dirambah, Selasa (12/03/19).

Agus mengatakan, salah satu kendala dalam menertibkan pelaku perambah hutan adalah tidak sebandingnya luas hutan yang dijaga dengan jumlah Polhut yang ada.

"Wilayah kawasan hutan Riau seluas 5,4 juta hektar sesuai SK Menteri. Sementara jumlah personil Polhut Riau hanya 150-an orang", ujarnya.

Ią mengatakan, meski bekerjasama dengan aparat penegak hukum di daerah namun permasalahan yang dihadapi cukup kompleks. Hanya saja Agus enggan merinci seperti apa kompleksitas yang dihadapi tersebut.

Disinggung tentang tindakan hukum yang dilakukan terhadap PT Lorena yang diduga pelaku perambah hutan, disebut Agus bahwa sejauh ini masih Pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket). 

Sementara itu informasi yang diperoleh wartawan, PT Eka Sari Lorena Transport melalui Kacab Lorena Pekanbaru Fransiskus, membantah pihaknya terlibat perambahan hutan desa Segati.

Hal ini terlihat dari surat bantahannya kepada salah satu LSM yang menyebutkan bahwa, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk tidak memiliki lahan perkebunan di Riau melainkan bergerak di bidang transportasi darat.

Informasi lain yang diperoleh wartawan, hutan desa Segati yang dirambah dan kini sudah menjadi kebun sawit seluas 1 ribu hektar lebih, disebut-sebut milik Trekelin Surbakti yang berdomisili Pulau Jawa. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
PH Terdakwa Dirut PT. SSS Hadirkan Saksi Ahli
Dinilai Ilegal, DPRD Riau Desak Instansi Terkait Tindak PT. Lorena
Panglima TNI Terima Audiensi Direktur Utama PT. KAI
Polhut Riau Amankan Material Bahan Bangunan di Kawąsan Hutan Desa Segati
Tuding Sumber Karlahut Di Pulau Rupat, Walhi Riau Desak Presiden Cabut Izin PT SRL

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad