Home  / Lingkungan
Lagi WWF Temukan 3 Rangka Gajah di Areal HTI PT RAPP
Jumat, 18 April 2014 | 15:41:55
dik/riaueditor.com
PKL.KERINCI, riaueditor.com- Kalau pada bulan Februari 2014 lalu, WWF menemukan 7 rangka gajah di areal Hutan Tanaman Industri (HTI) konsesi PT RAPP sektor Basrah, Kabupaten Pelalawan, hanya berjarak kurang lebih lima kilometer dari lokasi tersebut WWF kembali menemukan tiga ekor rangka Gajah dewasa di areal yang sama.

Kasus kematian 7 ekor hewan purbakala itu pada Februari 2014 lalu di Areal HTI PT RAPP masih belum terungkap siapa pelakunya. Tragisnya, Maret (26/3), WWF kembali menemukan 3 rangka Gajah lagi masih di areal yang sama atau 5 kilometer dari penemuan 7 rangka gajah sebelumnya.

Ketiga rangka Gajah Sumatera itu telah terindenfikasi oleh tim WWF, satu jantan dewasa dan dua Gajah betina dewasa. Kesimpulan itu diperoleh dari rangka kepala yang meninggalkan dua lobang, lobang itu adalah tempat sarung Gading menandakannya gajah jantan. Gajah-gajah tersebut tergolong gajah liar.

Menurut WWF, ketiga gajah liar tersebut masih tergabung dalam rombongan 7 gajah yang ditemukan pada Februari lalu. Diduga kuat kematian gajah-gajah ini karena diracun.

"Pada 26 Maret lalu, kita menerima laporan dari PT RAPP kalau di areal konsesinya sector Basrah masih terdapat 3 ekor rangka gajah lagi. Mendapat informasi tersebut kita turun bersama BBKSDA Riau dan Balai TNTN ke lokasi. Ternyata memang benar kita temukan 3 rangka gajah dewasa, satu gajah jantan dewasa dan dua gajah betina dewasa. Saat ini rangka ketiga gajah tersebut telah kita amankan," ungkap Syamsidar, Humas WWF.

Tak ubahnya ladang pembantaian, kematian hewan dilindungi ini di areal HTI PT RAPP sudah untuk yang kesekian kalinya. Patut disayangkan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan Balai Besar Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) yang bermarkas di Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan tidak berani bertidak tegas kepada perusahaan raksasa bubur kertas ini.

Saat kami dikonfirmasi, kepala TNTN Tandya via selulernya ke nomor 081158283xx nada sambung terdengar, namun tidak dijawab, kami coba melalui messager juga tidak ada balasan.(dik)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polda Riau Tangkap Sindikat Perdagangan Gading Gajah, 3 Pelaku Diamankan
Bayi Gajah Betina Lahir di PLG Minas
Tuntut Kembalikan Lahan dan Ganti Rugi Tanaman yang Dirusak, Masyarakat Desa Lalang Kabung Demo PT RAPP
WHO Sebut Akan Ada Lonjakan Kasus Kematian akibat Covid-19 di Eropa
Polisi Curigai Staf KPU Yahukimo Terlibat Pembunuhan Henry Jovinski

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter