Home  / Lifestyle
Membudayakan Tradisi Tanpa Judi, Pengcab KOMANDO Inhu Dikukuhkan
Minggu, 10 Januari 2021 | 07:49:30
zulpen/inhu
INHU - Organisasi penghobi ayam kontes di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau diresmikan, peresmian Pengurus cabang (Pengcab) Komunitas Ayam Kontes Indonesia (KOMANDO) Inhu Sabtu (9/1/2021) dilakukan oleh ketua Pengurus provinsi (Pengprov) KOMANDO Riau Harianto Saputra serta ditandai dengan Pendidikan dan latihan (Diklat) wasit juri dan Latihan perestasi (Latpres) pencinta ayam kontes di Pengcab KOMANDO Inhu.

Diklat wasit juri dan Latpres ayam kontes dilaksanakan di sekretariat KOMANDO Inhu  jalan Rengat-Pematangreba tepatnya di Peron DN Grup Kelurahan Pematangreba yang di ikuti 21 orang calon wasit juri ayam kontes serta mengkinteskan sekitar 8 ekor ayam kontes dalam kegiatan tersebut.

"KOMANDO merupakan organisasi yang mewadahi pemghobi ayam Bangkok, Pengcab KOMANDO Inhu harus tunduk dan taat kepada peraturan dasar dan peraturan rumah tangga," kata ketua Pengprov KOMANDO Riau Harianto Saputra.

Berdirinya Pengcab KOMANDO Inhu sebagai wadah silaturahmi sesama penggemar ayam kontes, katanya dimaksudkan bertujuan untuk menampung hobi para penggemar ayam kontes di Indonesia khususnya di Kabupaten Inhu, dan sebagai salah satu bentuk upaya untuk mengurangi kegiatan judi ayam secara ilegal. "Jika kita melaksanakan kontes secara resmi, maka akan terhindar dari kegiatan judi," kata Herianto.

Ketua Pengcab KOMANDO Inhu, Musaeri dalam kesempatan itu menyampaikan, peserta wasit juri harus serius mengikuti pelatihan, sebab kegiatan ayam kontes di Pengcab KOMANDO Inhu kedepannya memiliki wasit juri sendiri. "Kita akan gelar kontes untuk umum di awal bulan februari mendatang," Musaeri.

Kontes adu ayam di KOMANDO mempunyai aturan main tersendiri, pola permainannya juga berbeda dengan sabung ayam dengan cara ilegal itu. "Kalau disini ayam diperlakukan seperti seorang atlet, saat bertanding pun ada beberapa kelas yang dimainkan," kata Musaeri.

Dalam kontes ayam di KOMANDO, tidak ada istilah lepet atau jalu, karena jalu sama sama ditutup, tidak ada istilah ayam tua atau muda dengan kita ikut mau mencari lawan kontes tidak bisa ketua, yang jadi acuan adalah bobot timbangannya dan kelas yg diikuti. "Ayam yang didaftarkan dalam kontes dan bertanding sesuai dengan berat timbangan dan kelasnya," jelasnya.

Kelas yang dikonteskan di KOMANDO adalah sebagai berikut:
1. Perorangan atau head to head  =  1x 20 menit
2. Galatama.
3. Galatama mini ( 4 ekor ayam ) = 1x20 menit (penyisihan ) dan 1x20 ( final ) memakai 1 ekor ayam
4. Galatama super ( 8 ekor ayam ) = 1x20 menit ( penyisihan ) 1x20 menit ( semi final ) 1x20 menit ( final )  memakai 1 ekor ayam
5. Gladiator = 5 x 20 menit memakai 1 ekor ayam
6. Kelas team ( 8 team , setiap team mempersiapkan 3 ekor ayam yang berbeda bobotnya  yang ditentukan oleh panitia)  = 3x 20 menit.

Dalam setiap kontes di KOMANDO, sistem penilaian juri ada 2, yang pertama ayam mendapatkan 1 poin, jika pukulan mengenai lawan tapi tidak mengakibatkan efek bagi lawan seperti, Njiling, ngebebek atau tipam. Kemudian mendapat 5 poin jika pukulan mengenai lawan yang mengakibatkan efek bagi lawan seperti njiling, ngebebek atau tipam.

Dalam kegiatan pengukuhan Pengcab KOMANDO Inhu, oleh ketua Pemrov KOMANDO Riau Harianto Saputra tampak hadir Korwil KOMANDO Sumatra, Pakde Hanif, Kabid Juri KOMANDO Riau, Neni Noviandi dan Juri Neng Weli, serta pengurus KOMANDO Pelalawan.

Dalam kegiatan Diklat wasit juri dan Latpres ayam kontes di Pengcab KOMANDO Inhu tampak hadir juga sekretaris KOMANDO Inhu  Denny Virnando, Penasihat Pengcab KOMANDO Inhu Dodi Nefeldi serta seluruh Kepala bidang dalam struktur Pengcab KOMANDO Inhu.

Kedepannya, Pengcab KOMANDO Inhu akan melaksanakan Latpres setiap minggunya untuk menjalin silaturahmi antar sesama pencinta ayam kontes di Inhu serta Pengcab KOMANDO Inhu komitmen menjadikan kontes sebagai membudayakan tradisi. "Budayakan Tradisi Tanpa Judi" sesuai dengan takline KOMANDO. **

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Sidang Pendahuluan PHP Pilkada Inhu, MK Sahkan 77 Alat Bukti
6 Terdakwa Pidana Pemilu Inhu Duduk di Kursi Pesakitan
Libatkan 179 Kades dan Pejabat Daerah, Paslon Rajut Dilaporkan Ke Bawaslu Inhu
Dugaan Politik Uang di Inhu, Kapolda Riau: Kalau Hasilnya Positif Akan Segera Diproses
Deklarasi Dukungan di Pilkada Inhu, Kades Talang Jerinjing Dituntut Lima Bulan Penjara

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter