Home  / Lifestyle
Pandemi Covid-19 Sebabkan Konsumsi Narkoba Meningkat Tajam
Jumat, 26 Juni 2020 | 20:42:46
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
SETIAP tanggal 26 di bulan Juni memang diperingati sebagai hari antinarkoba. Tahun ini, hari antinarkoba diperingati di tengah pandemi Covid-19, yang mengharuskan orang berada di rumah.

Psikiater Elisa Tandiono dari RS Pantai Indah Kapuk mengatakan, pandemi Covid-19 membuat pemakaian narkotika dan obat-obat terlarang mengalami peningkatan.

"Ada penelitiannya, tapi belum ada di Indonesia. Di luar negeri, indeks pemakaian narkoba meningkat tajam (selama pandemi)," kata dia seperti dilansir dari iNews.

Pengguna narkoba lebih rentan menyalahgunakan lagi zat-zat terlarang ini ketika mengalami stres di tengah kondisi yang tidak pasti selama beberapa bulan belakangan. "Tapi yang disayangkan, jadinya ada juga pemakai baru," ujar dia.

Tak cuma narkoba, alkohol dan rokok juga jadi pelarian orang-orang ketika merasa cemas, depresi dan stres di tengah wabah virus corona. "Kalau minum alkohol dalam jangka waktu sebentar membuat tenang, tapi ketenangan itu hanya sesaat," katanya.

Bergantung pada narkoba, alkohol dan rokok untuk menenangkan diri sesaat selama pandemi justru berakibat buruk ke depannya.

"Kalau berkelanjutan pakai alkohol atau rokok, justru memperburuk kesehatan mental karena akan memicu rasa cemas, bahkan mood disorder, depresi dan angka bunuh diri meningkat," papar dia.

Bukan dengan narkoba, Elisa menuturkan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa cemas berlebih di tengah pandemi, yakni mempraktikkan "mindfulness", fokus terhadap momen yang dirasakan saat ini tanpa memikirkan hal lain.

Juga fokuskan pikiran pada hal yang bisa dikontrol sendiri, seperti melakukan protokol kesehatan sebagai tindakan pencegahan.

Anda pun bisa menulis secara spesifik apa dampak pandemi dan solusi yang bisa dilakukan sendiri. Jangan lupa berinteraksi dengan keluarga dan sahabat, serta menjaga kesehatan fisik.

Jika rasa cemas berlebihan masih belum teratasi, segera kunjungi dokter untuk meminta bantuan lebih lanjut.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
200 Siswa Positif, Secapa TNI AD Bandung Jadi Klaster Baru
Rekor Lagi! Tambah 1.853, Total Corona RI 68.079 Pasien
15 Pegawai Suspect Corona, Gedung Kemendikbud Ditutup 14 Hari
Tim Gugus Covid 19 Riau Langsung ke Rohul Tracing Kerabat dan Tetangga Tuan ES
Bocah 8 Tahun di Kuansing Positif Covid-19

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter