Home  / Lifestyle
Pasangan Tertua Nikah Massal Dapat Hadiah Umrah
Selasa, 31 Desember 2019 | 23:56:22
(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Ilustrasi nikah massal.
JAKARTA - Pasangan tertua yang mengikuti Isbat Nikah Pemprov DKI Jakarta 2020 mendapat hadiah diberangkatkan ibadah umrah oleh Ustadz Adi Hidayat. Ulama kelahiran 35 tahun yang lalu ini mengutarakan saat hendak menutup tausiyah di helatan Nikah Massal dan Isbat Nikah Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/12) malam.

"Saya ingin tanya untuk menutup tausiyah ini, usia yang paling sepuh ada di sini? Berapa tahun? 77 tahun, pasangannya 58 tahun. Pak Gub saya mohon izin, saya ingin memberikan hadiah khusus untuk pasangan tersepuh," tutur Adi Hidayat yang malam itu dimandatkan memberikan nasihat pernikahan untuk 633 pasangan.

"Usia 77 tahun dengan pasangannya, menunaikan ibadah umrah spesial di awal tahun 2020 dan saya ingin berangkat langsung menggunakan fasilitas bintang lima," lanjut dia lagi diikuti dengan tepuk tangan peserta. Sementara beberapa orang lain menyambut dengan kalimat Takbir.

Berdasarkan catatan Pemprov DKI Jakarta, pasangan yang paling tua adalah Adjid Effendi (77) dan Rimih (55).

Adi Hidayat menjelaskan, hadiah itu ia berikan untuk menunjukkan bahwa layanan eksklusif ibadah umrah tak hanya bisa dinikmati kelompok ekonomi kelas atas. Ia hendak membuktikan, kelas bawah pun bisa memperolehnya.

"Tapi mudah bagi Allah menggerakkan tangan-tangan lain di dunia untuk menggerakkan. Saya ingin mereka juga bahagia," lanjut dia lagi.

Ulama asal Pandeglang yang mengaku sebagai sahabat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut juga memberikan 1.000 Al Quran. Sebanyak 633 di antaranya diberikan ke pasangan yang malam ini mengikuti Nikah Massal dan Isbat Nikah.

"Nanti kalau sedang gelisah, saya pesan buka mushab ini. Saya akan kirimkan 1000, 633 untuk para pasangan, dan yang lainnya untuk masjid di sekitaran Balai Kota," kata dia lagi.

Program yang digelar Pemprov DKI Jakarta dengan bantuan Baznas DKI Jakarta ini sudah kali ketiga digelar. Pada 2019 ini menjadi tahun kedua setelah program perdana dimulai 2018 lalu. Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat mengklaim antusias peserta meningkat saban tahunnya.

"Animo yang ikut setiap tahun meningkat. Kali pertama dilaksanakan itu 434 pasang, kali kedua 557 pasang, kali ketiga ini 633 pasang. Itu pun kemarin sore saya masih dapat permohonan ada yang mau ikut lagi," kata dia.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Nikah Masal & Kacau Kalamai Akan Hadir Di HUT Kampar 70
Sophia Latjuba Hamil di Luar Nikah, Mantan Suami Bersyukur
Menikah Tanpa Masalah
Eks Jenderal India Serukan Pemerkosaan Massal Muslim Kashmir
283 Pasang Pengantin Ikut Nikah Massal di Pendopo Kabupaten Malang

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad