Home  / Khazanah
Kisah Robert Stanley, Baru Ketahuan Memeluk Islam Seabad Kemudian
Rabu, 20 Mei 2020 | 18:06:21
(Foto: BBC News Indonesia)
Robert Stanley
MENGGALI kisah para mualaf dari negeri Britania seakan tak ada habisnya. Bahkan, ada seorang mualaf yang baru terungkap memeluk agama Islam 100 tahun atau satu abad kemudian.

Orang itu bernama Robert Stanley. Dia memeluk Islam setelah ayahnya menelusuri silsilah keluarga.

Melansir dari BBC News Indonesia, Rabu (20/5/2020), Robert Stanley berasal dari kelas pekerja namun ia bisa menjadi Wali Kota Stalybridge, sebuah kota dekat Manchester pada 1970-an.

Seorang penulis buku dan naskah drama tentang Stanley, Longden mengungkapkan bahwa Stanley secara berkala menulis tentang kolonialisme Inggris di penerbitan yang dikeluarkan oleh Masjid Quilliam di Liverpool.

Stanley bertemu Quilliam akhir 1890-an setelah ia tidak lagi menjadi politisi. Keduanya kemudian menjadi teman akrab, meski terpaut usia cukup jauh. "Stanley 28 tahun lebih tua dibandingkan Quilliam, jadi mungkin ada hubungan semacam bapak-anak," kata mengawali ceritanya.


Stanley mengucapkan kalimat syahadat pada 1898 di usia 70 tahun dan kemudian memakai nama Reschid (Rasyid). Penelusuran yang dilakukan Longden menunjukkan di Stalybridge ketika itu tidak ada warga muslim lain kecuali Stanley.

Stanley pun pindah ke Manchester dan meninggal dunia di kota itu pada 1911. Entah apa alasannya, keputusan Stanley memeluk Islam ditutup rapat-rapat oleh pihak keluarga dan baru terungkap oleh keluarga Longden pada tahun 1998.

Setelah mengetahuinya, Longden menyampaikan kabar itu kepada cucu Quilliam yang mengatakan jika fakta ini tak diungkap, orang selamanya tidak akan tahu bahwa Robert Stanley adalah termasuk pionir komunitas muslim di Inggris.

Kebetulan saudara laki-laki Longden, Steven, masuk Islam pada 1991 setelah belajar di Mesir. Steven terkejut bukan main, begitu mengetahui ternyata Stanley yang notabene leluhurnya itu seorang muslim.

Tak dipungkiri, keputusan berpindah agama ke Islam pada abad ke-19 bagi masyarakat Inggris saat dianggap sebagai keputusan aneh. Sehingga wajar keluarga menyimpan rahasia itu begitu lama. Keputusan berani yang diambil Robert Stanley pun kata Steven, patut diapresiasi

"Orang tak takut memegang prinsip dan menyampaikan keyakinan yang dianut, baik itu terkait dengan politik maupun agama," tutupnya.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Alhamdulillah! WNI Sudah Bisa Umroh Lagi, tapi Ini Syaratnya
Bersama Warga, Satgas Yonif 125/SMB Gotong-Royong Bangun Rumah di Kampung Toray
Ada Penambahan 597 Sampel Swab, Total 212.353 Spesimen Telah Diperiksa
Update Corona Riau: Kasus Terkonfirmasi 112, Pasien Sembuh 140 Orang
Riau Masih Jadi Prioritas dalam Pemulihan Gambut dan Mangrove

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter