Home  / Khazanah
Doa Mohon Keselamatan yang Dianjurkan Rasulullah, Yuk Dibaca saat Pagi dan Sore
Minggu, 5 April 2020 | 21:21:26
Ilustrasi: shutterstock
ADA sebuah doa yang selalu dibaca Rasullah Shallallahu'alaihi Wasallam pada pagi dan sore. Doa Rasulullah tersebut memohonan keselamatan di dunia dan akhirat.

Sebagaimana dilansir dari laman NU Onoline pada Senin (16/9/2019), diriwayatkan oleh Abu Dawud, An-Nasai dan Ibnu Majjah dari Ibnu Umar ra, lafal doa Rasulullah itu yakni:

للَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى....

(All‚humma innÓ as-aluka al-'‚fiyah fid duny‚ wal ‚khirah, all‚humma innÓ as-asluka al-'afwa wal ‚fiyah fÓ dÓnÓ waduny‚ya wa ahlÓ wa m‚lÓ, all‚humma-stur 'aur‚tÓ wa ‚min rau'‚tÓ)

"Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takutÖ" (Imam Nawawi, al-Adzkar, Semarang: Alawiyah, hal. 74).

Ada satu kata yang menarik untuk kita ketahui dalam doa Rasulullah tersebut, yakni الْعَافِيَةَ (al-'‚fiyah). Kata ini cukup familier di tengah masyarakat. Di samping bersanding dengan kata 'afwa ('afwa wal 'afiyah), kata itu juga biasa menjadi sambungan dari kata shihhah (shihhah wal 'afiyah). Dalam bahasa Indonesia, shihhah wal '‚fiyah diserap menjadi sehat walafiat, yang berarti sehat dan kuat; benar-benar sehat.

Kata '‚fiyah bahasa Arab merupakan bentuk mashdar dari kata '‚f‚ yang berarti al-barra minal-asq‚mi wal bal‚ya, bebas dari penyakit dan musibah (lihat Mu'jam Al-Ma'ani al-Jami'). Lebih jauh, Imam Nawawi Al-Jawi dalam Nash‚ihul 'Ib‚d menjelaskan macam-macam '‚fiyah yang terbagi dalam dua kelompok besar: '‚fiyah di dunia dan '‚fiyah di akhirat.

قَالَ رسول الله صلى الله عليه وسلم اَلْعَافِيَةُ عَلَى عَشْرَةِ اَوْجُهٍ خَمْسَةٌ فِى الدُّنْيَا وَخَمْسَةٌ فِى الْاَخِرَةِ فَاَمَّا الَّتِى فِى الدُّنْيَا اَلْعِلْمُ وَالْعِبَادَةُ وَالرِّزْقُ مِنَ الْحَلَالِ وَالصَّبْرُ عَلَى الشِّدَّةِ وَالشُّكْرُ عَلَى النِّعْمَةِ وَاَمَّا الَّتِىْ فِي الْاَخِرَةِ فَاِنَّهُ يَأْتِيْهِ مَلَكُ الْمَوْتِ بِالرَّحْمَةِ وَاللُّطْفِ لَايُرَوِّعُهُ مُنْكَرٌ وَنَكِيْرٌ فِى الْقَبْرِ يَكُوْنُ اَمِنًا فِى الْفَزَعِ الْاَكْبَرِ تُمْحَى سَيِّئَاتُهُ وَتُقْبَلُ حَسَنَاتُهُ يَمُرُّ عَلَى الصِّرَاطِ كَالْبَرْقِ اللَّامِعِ لِيَدْخُل الْجَنَّةَ فِي السَّلَامَةِ

"Rasulullah ﷺ bersabda: al-'Afiyah mengandung 10 kebaikan. Lima kebaikan di dunia dan lima yang lain di akhirat. Lima kebaikan di dunia adalah (1) ilmu, (2) ibadah, (3) rezeki halal, (4) sabar atas penderitaan, dan (5) syukur. Sedangkan lima kebaikan di akhirat adalah (1) kedatangan malaikat maut dengan kasih sayang dan kelembutan, (2) tidak dikagetkan dengan malaikat munkar dan nakir di alam kubur, (3) aman dari segala ketakutan, (4) dihilangkan kejelekan dan diterima kebaikannya, (5) melewati shirat (jembatan) sebagaimana kilat untuk masuk surga dengan selamat.

Pertama, ilmu. Setiap manusia membutuhkan ilmu. Bahkan dalam hadits disebutkan "Barangsiapa menginginkan kebahagiaan dunia maka dengan ilmu, siapa menginginkan kebahagiaan akhirat maka dengan ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan dunia akhirat juga dengan ilmu."

Kedua, ibadah. Ibadah merupakan bentuk pengabdian makhluk terhadap Sang Khalik. Namun yang mesti diingat, seorang hamba tidak akan dapat khusyuk dan istiqamah beribadah kecuali atas pertolongan Allah. L‚haula wal‚ quwwata ill‚ bill‚hil aliyyil 'adhÓm, tak ada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah. Oleh karenanya manusia harus selalu berdoa untuk mendapat karunia khusyuk dan istiqamah itu sehingga menjadi hamba yang diridhai Allah, selamat di dunia dan akhirat.

Ketiga, rezeki halal. Kata orang, "Hidup di zaman sekarang cari yang haram saja susah, apalagi yang halal!". Tentu tidak demikian bagi orang-orang yang berpegang pada iman dan takwa. Hidup ini hanyalah sementara. Semua akan kembali kepada Allah sang pencipta. Seberapa pun banyak kekayaan yang dimiliki, semua akan dihisab berdasarkan cara memperoleh dan penggunaannya. Maka orang-orang beriman selalu memohon agar diberikan harta yang halal, bermanfaat, dan diridhai Allah.

Keempat, sabar; dan kelima, syukur. Sabar dan syukur menjadi kunci kebahagiaan manusia. Kesabaran akan berbuah keridhaan atas segala takdir Allah, baik yang disenangi ataupun tidak. Suasana hati menjadi tenang, khusyuk, dan sarat rasa terima kasih kepada Allah. Namun demikian, menjadi pribadi yang sabar dan syukur bukanlah hal yang mudah. Untuk menjadi penyabar dan ahli syukur dibutuhkan perjuangan dan yang utama adalah pertolongan Allah.

Lima anugerah kebaikan di akhirat juga sama pentingnya: kedatangan malaikat maut dengan lembut, tidak dikagetkan dengan malaikat munkar dan nakir di alam kubur, aman dari segala ketakutan, dihilangkan kejelekan dan diterima kebaikannya, dan melewati shirat sebagaimana kilat hingga masuk surga dengan selamat.

Ketika mendengar berita kematian, yang terlintas di setiap pikiran manusia adalah sosok malaikat maut yang juga akan menghampiri dirinya suatu saat. Belum lagi mendengar cerita dua malaikat munkar dan nakir yang akan menanyai di alam kubur. Baik dan buruk ketika di dunia, semua akan diperlihatkan tanpa ada yang terlupakan. Amal di dunia akan menjadi teman, baik maupun buruk.

Setelah dibangkitkan dari alam kubur masih harus melewati mizan dan shirat, hingga pada akhirnya Sang Maha Hakim Allah subhanahu wata'ala memutuskan tempat mana yang pantas, surga atau neraka (Syekh Thahir Ibn Shalih Al-Jazairi, Jawahirul Kalamiyah pada bab al-Mabhas al-Khamis fi al-Iman bi al-Yaum al-Akhir, hal. 40).

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Keajaiban Doa Ibu di Malam Lailatul Qadar
15 Warga Sidoarjo Positif Usai Nekat Buka Peti Jenazah Corona
Gubri Ikuti Siaran Langsung Doa Kebangsaan dan Kemanusian
Simak! Isi Doa Kebangsaan Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19
Doa Sholat Tahajud Lengkap dengan Maknanya

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad