Home  / Kesehatan
Studi: 1 dari 3 Anak Muda Rentan Terinfeksi Covid-19 Parah
Selasa, 14 Juli 2020 | 22:09:25
(Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI)
Ilustrasi: Infeksi virus corona tak lagi sebatas menyerang orang tua, anak muda dewasa pun rentan terserang. Bahkan studi menemukan 32 persen dari total 8.000 responden berisiko terkena infeksi parah.
JAKARTA - Tak hanya lanjut usia, anak muda kini juga rentan terhadap infeksi virus corona yang parah. Studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Adolescent Health mendapati satu dari tiga anak muda dewasa rentan terkena Covid-19 dengan gejala yang parah.

Studi tersebut juga menemukan bahwa merokok berperan penting jadi faktor yang menyebabkan keparahan itu.

Hasil studi ini didapat setelah peneliti dari University of California, Amerika Serikat menganalisis lebih 8.000 orang berusia 18-25 tahun yang ikut dalam National Health Interview Survey. Peneliti melihat kerentanan medis terkait Covid-19 yang parah dengan indikator risiko dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), termasuk kondisi kesehatan dan kebiasaan merokok.

Peneliti menemukan 32 persen dari total populasi penelitian secara medis rentan terhadap Covid-19 dengan gejala parah. Namun, saat kelompok anak muda yang merokok atau menggunakan vape dikeluarkan dari analisis, kerentanan menurun hingga setengahnya--menjadi 16 persen.

"Perbedaan sebagian besar didorong oleh orang dewasa muda yang melaporkan bahwa mereka merokok dalam 30 hari (1 dari 10) dan 30 hari penggunaan e-rokok (1 dari 14)," tulis laporan itu.

Studi ini juga menunjukkan laki-laki muda memiliki risiko yang lebih tinggi terkena Covid-19 yang parah lantaran kebiasaan merokok, walaupun perempuan lebih banyak memiliki asma dan kondisi kekebalan tubuh.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian
Trik Makan Sehat Untuk Cegah Corona

Namun, pada laki-laki dan perempuan yang bukan perokok, perempuan punya risiko lebih tinggi mengalami Covid-19 yang parah.

"Bukti terbaru menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan kemungkinan perkembangan Covid-19 yang lebih tinggi, termasuk meningkatnya keparahan penyakit, ICU atau kematian. Merokok memiliki efek signifikan pada orang dewasa muda, yang biasanya memiliki tingkat rendah untuk sebagian besar penyakit kronis," kata peneliti Sally Adams, dikutip dari CNN.

Kendati begitu peneliti mengakui studi ini memiliki beberapa keterbatasan seperti kurangnya informasi tentang Covid-19 pada kelompok usia 18-25 tahun.

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Positif Covid-19 di Siak Bertambah 15 Orang, 14 Diantaranya Klaster Tualang
Update 13 Agustus, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 2.098 Jadi 132.816 Orang
Mengenal Efek Samping Vaksin China yang Diuji di Bandung
Update 12 Agustus: Positif Covid-19 Bertambah 1.942 Jadi 130.718 Orang
Bupati Aceh Singkil dan Istri Positif Corona

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter