Home  / Kesehatan
Jahe Merah, Ampuhkah Cegah Corona?
Jumat, 3 April 2020 | 21:38:37
(Shutterstock)
ilustrasi virus corona covid-19/copyright by diy13
JAKARTA - Pada awal virus Corona mulai merebak di Indonesia, masyarakat mulai berbondong-bondong berburu perlengkapan kesehatan. Sebut saja masker, hand sanitizer atau vitamin agar stamina tetap terjaga.

Namun, di saat stok obat mulai menipis di pasaran, publik mulai beralih ke salah satu obat tradisional yang kerap digunakan untuk membuat jamu. Salah satunya, jahe merah.

Sempat beredar kabar, jahe merah dapat mencegah manusia terjangkit virus Corona yang menyebabkan Covid-19. Hal ini didukung juga dengan kebiasaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengaku meminum jahe merah tiga kali sehari.

"Sekarang karena ada Corona, saya minumnya pagi, siang, malam. Itu yang menyebabkan mungkin naik ya itu karena diminum enggak sekali tapi tiga kali," katanya di sela-sela sambutan acara The 2nd Asian Agriculture and Food Forum (ASAAF) 2020, Kamis, 12 Maret 2020, di Istana Negara, Jakarta. 

Sebenarnya, khasiat apakah yang dimiliki jahe merah? Benarkah mampu mencegah seseorang terjangkit virus Corona:

Bukan Antivirus

Menurut Kepala Kelompok Penelitian Center for Drug Discovery and Development, Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Masteria Yunovilsa Putra, jahe merah berfungsi membantu meringankan gejala Covid-19 yang ditimbulkan. Namun, jahe merah bukan antivirus.

"Sampai saat ini belum ada bukti yang melaporkan penggunaan jahe merah sebagai antivirus, khususnya virus Corona SARS-CoV-2," kata Masteria dilansir dari lipi.go.id.

Jadi, jahe merah bukan untuk menyembuhkan atau membunuh virus.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kelebihan lain yang dimiliki jahe merah memiliki aktivitas sebagai immunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia.

Efek inilah yang bermanfaat dalam pencegahan dan membantu dalam pemulihan melawan virus Corona. 

Memiliki Kandungan Gingerol dan Shogao

Kedua senyawa ini, lanjut Masteria berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Keduanya memiliki fungsi menolong peradangan paru-paru.

"Secara umum, virus Corona memiliki gejala peradangan berlebih pada paru-paru. Dengan aktivitas antiinflamasi yang dimiliki oleh jahe merah, dapat meredakan gejala tersebut." ungkapnya.

"Sampai saat ini belum ada bukti yang melaporkan penggunaan jahe merah sebagai antivirus, khususnya virus Corona SARS-CoV-2," jelas Putra yang dikutip dari Lipi.go.id.

(liputan6.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kasus Merah Putih Berpalu Arit di Unhas Naik ke Penyidikan
Cegah Kecelakaan Lalin, Babinsa Koramil 16/Tapung Inisiatif Tambal Jalan Depan Makoramil
Kementan Sita 36 Ton Bawang Merah Impor Ilegal
DPR Tolak Sekolah di Zona Merah Corona Kembali Dibuka
Cegah Sebaran Covid-19 Usai Lebaran, Masyarakat Riau Diminta Tetap Patuhi Imbauan Pemerintah

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad