Home  / Kesehatan
Kanker Serviks Bisa Dicegah Sejak Dini, Ini Caranya
Sabtu, 21 Desember 2019 | 13:39:29
Photo : U-Report
Ilustrasi kanker serviks.
Saat ini, Indonesia menjadi negara dengan insiden kanker serviks tertinggi di Asia. Bahkan, lebih dari 50 persen di antaranya meninggal dunia. Kanker serviks yang paling ganas, adalah yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV.

Virus HPV bisa masuk ke dalam tubuh, ketika ada celah luka pada lapisan epitel di serviks. Berdasarkan penelitian, proteksi maksimal bisa didapat melalui vaksinasi, yang bisa mulai dilakukan pada anak berusia sembilan tahun. Antibodi melawan HPV akan terbentuk lebih maksimal, jika vaksinasi diberikan sejak dini.

Sayangnya, sekitar 120 ribu anak perempuan terancam tidak mendapat vaksinasi HPV, karena adanya masalah keterlambatan tersedianya vaksin. Kondisi ini diungkapkan oleh Ketua Satuan Tugas Imunisasi, Prof Dr Cissy B Kartasasmita.

"Kalau memang vaksinasi dianggap penting, seharusnya keterlambatan ini tidak terjadi," ujarnya di Jakarta, Jumat 20 Desember 2019.

Proyek percontohan vaksinasi HPV pertama kali, dilakukan di Jakarta pada 2016. Lalu, pada 2018 pemerintah melanjutkannya menjadi program percontohan vaksinasi, dengan menyasar para siswi kelas lima SD dan sederajat di lima daerah, yaitu Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Manado.

Sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksinasi HPV untuk anak perempuan berusia 9-13 tahun dilakukan sebanyak dua kali. Menurut Cissy, karena proyek percontohan ini sudah masuk dalam agenda Kementerian Kesehatan, seharusnya segala kendala untuk penyediaan vaksin bisa dipersiapkan jauh-jauh hari. 
 
Mengenai efektivitas kerja vaksin, Cissy menyebutkan, anjuran yang diberikan untuk penyuntikkan dosis kedua adalah maksimal 15 bulan. Artinya, masih ada rentang waktu yang bisa dikejar pemerintah untuk segera melaksanakan vaksinasi. 

"Kami berharap, keterlambatan ini jangan berlarut-larut. Kalau memang sudah masuk program Kemenkes, meski ada pergantian menteri atau dirjen, programnya tetap harus jalan sesuai rencana," kata dia.

(viva.co.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kadis Kesehatan Riau Apresiasi YKAKI Peduli Kanker Anak
Alasan Pentingnya ke Dokter Setelah 48 Jam Gejala Flu
RSUD Arifin Achmad Berikan Kejutan ke Penderita Kanker
Polsek dan Koramil 02 Rambah Serta Unsur Pemerintahan Kecamatan Deklarasi Pencegahan dan Penanggulangan Karlahut
Minggu Dinihari, Jajaran Polda Riau Berhasil Bekuk Bandar Narkoba di Tempat Hiburan Malam

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad