Home  / Iptek
Ahli Bagikan Tips Melihat Bulan Purnama Serigala
Kamis, 28 Januari 2021 | 06:20:57
(Xinhua/Jiang Hongjing)
Foto yang diabadikan pada 3 Agustus 2020 ini menunjukkan penampakan bulan purnama di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. Bulan purnama itu muncul pada Senin (3/8), yang merupakan hari ke-14 di bulan keenam dalam kalender lunar China.
JAKARTA - Full Wolf Moon atau Bulan Purnama Serigala diprediksi oleh ahli akan tampak pada tanggal 28 Januari 2021.

Untuk melihat "Bulan Serigala", profesor astronomi Universitas York, Paul Delaney mengatakan bahwa pengamat hanya perlu melihat ke ufuk timur.

Dia menambahkan, meski langit tidak sepenuhnya cerah, kecerahan Bulan Purnama Serigala akan tetap bersinar, demikian dikutip dari laman ctvnews, Rabu (27/1/2021).

Menurut NASA, "Bulan Purnama Serigala" akan mencapai puncaknya pada 28 Januari, muncul di seberang matahari pada pukul 14.16. EST atau 02.16 WIB (29 Januari). Namun, para astronom mengatakan bulan hanya akan terlihat dengan mata telanjang setelah matahari terbenam sekitar pukul 17.30 EST, dan akan tetap penuh hingga dini hari Jumat pagi.

"Itu (Full Wolf Moon) akan terjaga sepanjang malam sehingga benar-benar tidak mungkin terlewatkan jika Anda menyaksikan cakrawala timur," kata Delaney.

"Tentu saja [bulan] akan tampak lebih besar di cakrawala - itulah yang kita sebut ilusi bulan - saat ia seperti berjalan melewati pepohonan dan rumah, tetapi ia akan naik ke langit, dan akan terjaga sepanjang malam," tambahnya.

Jika Anda bangun pagi, Delaney menyarankan agar orang Kanada melihat ke langit barat selama dini hari untuk melihat sekilas bulan sebelum matahari terbit.

Dia juga merekomendasikan siapa pun yang berharap mengabadikan momen tersebut, maka diminta untuk mematikan flash kamera mereka.

Delaney mengatakan kecerahan "Wolf Moon" akan membuatnya mudah terlihat dengan mata telanjang, tapi teropong akan mengungkapkan detail lebih banyak.

"Tidak ada bantuan optik yang dibutuhkan untuk melihat bulan. Teropong atau teleskop, mereka meningkatkan apa yang Anda lihat dari segi detail sehingga Anda benar-benar dapat mulai melihat beberapa kawah di satelit itu dengan lebih jelas,".

Sementara "Bulan Purnama Serigala" mungkin tampak sangat cerah, Delaney mengatakan "tidak ada bahaya melihat bulan purnama."

Dia mengatakan hal terburuk yang mungkin terjadi adalah sedikit "buta akibat kecerahan langit".

"Karena Anda telah melihat objek yang begitu terang, pupil Anda telah membesar. Ketika Anda tidak lagi melihat objek yang terang itu, semua yang ada di sekitar Anda terlihat gelap. Itu hanya mata Anda, tidak berbahaya bagi tubuh," kata Delaney.

(sumber: liputan6.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Dinilai Langgar Kode Etik, Ginda Burnama Dilaporkan ke BK DPRD Pekanbaru
Dinilai Wanprestasi, Kontrak CV Anugrah Purnama Diputus
Melihat Sholat Idul Fitri Prajurit Garuda Unifil 2016 di Lebanon
AKNP Menjadi Tuan Rumah Purnama Pencinta Alam ke V se Riau

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter