Home  / Iptek
Ditemukan Gunung Raksasa di Bawah Laut Sumatera, LIPI: Sudah Tidak Aktif
Sabtu, 29 Desember 2018 | 23:28:35
(Foto: Okezone)
Ilustrasi Gunung
JAKARTA - Pakar Geologi dari Pusat Geotekhnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman Natadidjaja membenarkan adanya gunung raksasa di bawah laut Sumatera. Kata Danny, letak gunung tersebut berada di laut lepas Pantai Bengkulu.

Danny memastikan bahwa gunung raksasa tersebut tidak berbahaya. Sebab, berdasarkan penelitian, gunung yang ada sejak ratusan tahun lalu tersebut sudah tidak aktif.

"Berita lama itu, iya ada di lepas Pantai Bengkulu. Ya benar ada tapi sudah enggak aktif, sisa-sisa yang dulu jutaan tahun yang lalu. Udah enggak aktif‎. Enggak berbahaya," kata Danny Hilman saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (29/12/2018).

Menurut Danny, gunung tersebut sudah ada sejak ratusan tahun lalu di bawah perairan Sumatera dan pernah aktif pada masanya. Namun, saat ini, gunung tersebut sudah mati dan tidak berbahaya.

"Dulunya jelas ada, pernah aktif, tapi sekarang sudah enggak aktif, itu ada di tengah laut, gunung api, di bawah laut. Intinya enggak berbahaya, sudah enggak aktif, sudah mati, jadi mumi," terangnya.

Sebelumnya diketahui, ‎tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis berhasil menemukan gunung api raksasa di bawah perairan barat Sumatera. Gunung api tersebut berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dan berada 330 km arah barat Kota Bengkulu.

Para ahli geologi yang menemukan gunung tersebut berasal dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institut de Physique du Globe) Paris.

"Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia, tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua," kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman.

Gunung api bawah laut ini berada di Palung Sunda barat daya Sumatera, 330 km dari Bengkulu, di kedalaman 5,9 km dengan puncak berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut.

Meskipun gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, para pakar mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pantai Barat Sumatera Diguncang Tiga Kali Gempa
Wah, Duo Raksasa Migas AS Siap-siap Beranjak dari RI?
Arab Saudi Rela Belah Gunung untuk Tenda Jemaah Haji Indonesia di Mina
Gunung Ciremai Kebakaran, Belum Semua Pendaki Turun
Gunung Kerinci Meletus

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad