UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / Internasional
WHO Ingatkan Masyarakat Tak Beli Vaksin COVID-19 Ilegal
Senin, 29 Maret 2021 | 10:44:51
Director General WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus (AFP)
JAKARTA - World Health Organization (WHO) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap vaksin COVID-19 ilegal yang dijual di luar program vaksinasi COVID-19 oleh pemerintah.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus melaporkan bahwa sejumlah Kementerian Kesehatan, otoritas regulator nasional, dan organisasi pengadaan publik telah menerima tawaran mencurigakan untuk memasok vaksin COVID-19

Mereka juga mengatakan mengetahui adanya vaksin yang dialihkan dan dimasukkan ke dalam rantai pasokan, tanpa jaminan rantai dingin yang dipertahankan.

"Beberapa produk palsu juga dijual sebagai vaksin di internet, terutama di dark web," kata Tedros dalam konferensi persnya pada Jumat lalu, dikutip dari laman resmi WHO pada Minggu (28/3/2021).

Selain itu, Tedros juga mengatakan ada laporan tentang korupsi dan penggunaan ulang botol vaksin kosong.

"Kami mendesak pembuangan yang aman atau penghancuran botol vaksin bekas dan kosong, untuk mencegahnya digunakan kembali oleh kelompok kriminal," kata Tedros.

Minta Masyarakat Waspada

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus (kanan) berbicara dalam konferensi pers di Jenewa, 11 Maret 2020. WHO menyatakan wabah COVID-19 dapat dikategorikan sebagai "pandemi" karena virus tersebut telah menyebar semakin luas ke seluruh dunia. (Xinhua/Chen Junxia)

Tedros pun meminta semua orang untuk tidak membeli vaksin di luar program vaksinasi yang dijalankan oleh pemerintah.

"Vaksin apa pun yang dibeli di luar program ini mungkin di bawah standar atau dipalsukan, yang berpotensi menyebabkan bahaya serius," ujarnya.

"Penting untuk diingat bahwa kerusakan apa pun yang disebabkan oleh produk yang dipalsukan tidak mencerminkan kegagalan keamanan dari vaksin asli," tandasnya.

Tedros juga mendesak agar semua negara dan individu untuk memperhatikan masalah ini.

"Setiap penjualan vaksin yang mencurigakan harus dilaporkan ke otoritas nasional, yang akan melaporkannya ke WHO. Aliran informasi penting untuk memetakan ancaman global dan melindungi kepercayaan terhadap vaksin," pungkasnya.(liputan6.com)

Infografis Kejahatan Vaksin Covid-19 Palsu di China

Infografis Kejahatan Vaksin Covid-19 Palsu di China (Liputan6.com/Triyasni)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ketua RT 2 RW 2 Tankerang Selatan Mengaku Tak Punya Wewenang Menanyakan IMB di Wilayahnya
Satpol PP Temukan Pelanggaran, Konsumen Ruko VKBH Batalkan Transaksi
BPOM: 71,4 Persen Relawan Uji Klinik Vaksin Nusantara Alami Kejadian Tak Diinginkan
Diduga Tak Miliki IMB, Ruko di Jalan Surabaya Dipertanyakan
TNI Bantu Masyarakat Skofro Hidupkan Kembali PLTS Yang Sudah Tiga Tahun Tidak Berfungsi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter