Home  / Internasional
Ditembak di Kepala, Korban Tewas di Demo Myanmar Bertambah
Minggu, 21 Februari 2021 | 08:42:12
Foto: AP/
JAKARTA - Seorang lelaki anti-kudeta dipastikan menjadi korban tewas kedua dalam kudeta Myanmar, setelah ditembak oleh polisi di kepalanya ketika melakukan aksi unjuk rasa di Kota Mandalay, Myanmar pada hari ini Sabtu, 20 Februari 2021. Kabar ini dilaporkan oleh asisten editor Voice of Myanmar, Lin Khaing.

Mengutip Reuters, polisi menembakkan senjata pada kerumunan para awak kapal yang mogok kerja untuk berunjuk rasa di kota Mandalay menentang kudeta yang terjadi di negara tersebut. Akibatnya beberapa orang mengalami luka berat dan di bawa ke rumah sakit setempat. Namun seorang lelaki dinyatakan tewas setelah tertembak di bahagian kepala.

Sebelumnya, seorang wanita muda, Mya Thwe Thwe Khaing (20) yang merupakan pengunjuk rasa anti-kudeta militer Myanmar tewas pada 18 Februari 2021 waktu setempat. Ia tewas beberapa hari setelah diduga tertembak di kepala dengan peluru tajam aparat yang mencoba membubarkan demonstran pada unjuk rasa 9 Februari 2021 lalu.

Myanmar dalam keadaan darurat militer merebut kekuasaan pemerintah mellaljui kudeta pada 1 Februari 2021. Mereka mengklaim hasil pemilu November 2020 lalu curang tetapi belum memberikan bukti terkait dengan tuduhan tersebut.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tiga Demonstran Tewas dalam Aksi Tolak Kudeta Militer Myanmar
Pecat 7 kader, Demokrat Bantah AHY Tak Mau Ada Kader Beda Pendapat
Myanmar Makin Kacau! Warga Ditembaki, Jurnalis Ditahan Polisi
Giliran PNS Myanmar Mogok Massal Protes Kudeta Militer
Kudeta Myanmar Makin Seram, Militer Culik Orang Dekat Suu Kyi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter