Home  / Internasional
PBB: Karikatur Nabi Muhammad Itu Provokatif, Mari Saling Menghormati
Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:15:14
(Foto: Ist.)
Bendera PBB (ilustrasi).
NEW YORK - Perwakilan Tinggi PBB untuk Aliansi Peradaban, Miguel Angel Moratinos, menyeru dunia untuk saling menghormati semua agama dan kepercayaan. Menurut dia, sikap ini penting guna mengembangkan budaya persaudaraan dan perdamaian.

Moratinos menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan dan contoh intoleransi yang dipicu oleh majalah mingguan Prancis Charlie Hebdo yang menerbitkan karikatur satire yang menggambarkan Nabi Muhammad.

"Karikatur yang menghasut juga telah memprovokasi tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah, yang diserang karena agama, kepercayaan atau etnik mereka," kata Moratinos dalam sebuah pernyataan dikutip Anadolu, Kamis (29/10/2020).

Dia menggarisbawahi bahwa penghinaan terhadap agama dan simbol-simbol suci agama telah memprovokasi kebencian dan ekstremisme kekerasan. Kondisi itu pada gilirannya mengarah pada polarisasi dan fragmentasi masyarakat.

Dia pun menegaskan, kebebasan berekspresi harus dilakukan dengan cara yang sepenuhnya menghormati keyakinan agama dan prinsip semua agama.

"Tindakan kekerasan tidak dapat dan tidak boleh dikaitkan dengan agama, kebangsaan, peradaban, atau kelompok etnik apa pun," ujar Moratinos.

Awal bulan ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron menggambarkan Islam sebagai "agama dalam krisis" dan mengumumkan rencana undang-undang yang lebih keras untuk menangani "separatisme Islam" di Prancis.

Ketegangan semakin meningkat setelah kasus pemenggalan kepala seorang guru sekolah menengah Prancis, Samuel Paty, pada 16 Oktober di pinggiran Paris. Guru itu dibunuh setelah menunjukkan kartun Nabi Muhammad di salah satu kelasnya saat membahas soal kebebasan berekspresi.

Penyerangnya, Abdullakh Anzorov, seorang pria berusia 18 tahun asal Chechnya, kemudian ditembak mati oleh polisi.

Macron memberikan penghormatan kepada Paty, dan kartun yang dirilis oleh Charlie Hebdo juga diproyeksikan pada bangunan di beberapa kota. Macron membela karikatur Nabi Muhammad itu, dengan mengatakan bahwa negaranya tidak akan menyerah hanya gara-gara kartun. Pernyataan itu memicu kemarahan di seluruh dunia Muslim.

Selain kecaman dari sejumlah negara termasuk Turki, Iran, dan Pakistan, ada seruan untuk memboikot produk-produk Prancis di negara-negara mayoritas Muslim.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Macron Ultimatum Muslim Prancis, Apaan Lagi nih?
Ngeri, Rencana Besar China Kuasai Dunia Terbongkar!
Al Qaida Ancam Emmanuel Macron Usai Singgung Islam
Massa Aksi Demo 211 Desak Pemerintah Usir Dubes Prancis
Modus Hipnotis, Dua WNA China Dibantu Wanita Asal Singkawang Gasak Rp 700 Juta Milik IRT Pekanbaru

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter