Home  / Internasional
Kemlu RI Panggil Dubes Malaysia terkait Larangan Masuk bagi WNI mulai 7 September
Jumat, 4 September 2020 | 16:30:42
(Foto: Antara)
Judha Nugraha
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri telah memanggil Duta Besar (Dubes) Malaysia di Jakarta guna meminta klarifikasi mengenai larangan masuk pemegang izin imigrasi jangka panjang dari Indonesia mulai 7 September mendatang.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha mengatakan, Dubes Malaysia menjelaskan mengapa aturan itu diterapkan.

"Dalam pertemuan tersebut Dubes Malaysia menyampaikan kebijakan ini bersifat sementara dan akan dikaji setiap minggunya," kata Judha, Jumat (4/9/2020).

Soal WNI yang kini berada di Malaysia, Judha melanjutkan, kondisi mereka relatif lebih baik setelah pemerintah setempat menerapkan perintah pembatasan pergerakan pemulihan (RMCO) hingga Desember mendatang. Ini memberikan kelonggaran bagi berbagai aktivitas ekonomi.

"Meski demikian, enam perwakilan RI di Malaysia selalu siaga memberikan bantuan logistik bagi WNI kelompok rentan yang memang masih memerlukan bantuan selama masa RMCO ini," tutur Judha.

Kemlu juga mengimbau seluruh WNI di Tanah Air untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri kecuali ada keperluan sangat mendesak.

Seperti diberitakan, pada 1 September Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengumumkan larangan masuk WNI dengan pemegang izin jangka panjang terkait lonjakan kasus virus corona. Aturan yang sama berlaku bagi warga negara India dan Filipina. Namun berikutnya aturan ini diperluas ke negara dengan jumlah kasus Covid-19 lebih dari 150.000 penderita.

Larangan masuk ini berlaku bagi pemegang izin jangka panjang, seperti penduduk tetap, ekspatriat, peserta Malaysia My Second Home, pemegang izin kunjungan profesional, pasangan warga negara Malaysia, dan pelajar.

Namun Malaysia masih memberikan kelonggaran untuk kasus tertentu meskipun mereka harus melewati pemeriksaan sangat ketat.

"Komite khusus kabinet mengetahui lonjakan mendadak kasus positif Covid-19 di negara tertentu. Rapat hari ini memutuskan memberlakukan pembatasan terhadap warga negara India, Indonesia, dan Filipina untuk masuk," ujar Ismail.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Malaysia Tahan 6 Kapal China di Perairan Johor, 60 Orang Ditangkap
Coba Terobos Malaysia, 6 WNI Tewas Kecelakaan
Pemkab Pelalawan Keluarkan Surat Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas Untuk Pilkada
Ngeri! Mulut Wanita Ini Kemasukan Ular 1,2 Meter Saat Tidur
Masuk Riau Wajib Miliki Hasil Swab

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter