Home  / Internasional
Masjid Babri Bersejarah Dihancurkan Massa Hindu, Kini di Lokasinya Dibangun Kuil
Kamis, 6 Agustus 2020 | 02:23:10
(Foto: AFP)
Perdana Menteri India, Narendra Modi.
NEW DELHI - Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan pembangunan kuil Hindu di Kota Ayodhya. Kuil tersebut dibangun di lokasi sebuah masjid yang dihancurkan hampir tiga dekade lalu-yang memicu kerusuhan mematikan di seluruh negeri ketika itu.

Dalam acara peresmian itu, Modi menyingkap sebuah plakat sebagai tanda dimulainya pembangunan kuil Hindu tersebut. Acara peresmian pada Rabu (5/8/2020) itu untuk memenuhi janji lama Modi dan partai nasionalis Hindu yang dia pimpin, Bharatiya Janata.

Acara itu sekaligus menandai peringatan pertama komitmen lain yang diberikan oleh pemerintahnya, yakni mengakhiri hak istimewa untuk satu-satunya negara bagian di India yang berpenduduk mayoritas Muslim, Jammu dan Kashmir.

Pembangunan kuil Hindu di atas lokasi masjid itu menyusul putusan Mahkamah Agung India akhir tahun lalu yang menyerahkan situs tersebut kepada mayoritas Hindu India dengan kompensasi suatu lahan yang diberikan kepada masyarakat Muslim untuk membangun masjid baru. Putusan tersebut mengakhiri proses pengadilan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Pada Desember 1992, kelompok Hindu-yang dimobilisasi oleh Partai Bharatiya Janata yang sekarang berkuasa di India-menghancurkan Masjid Babri warisan dari abad ke-16. Peristiwa itu menyulut bentrokan berlatar belakang agama di seluruh India yang menyebabkan 2.000 orang tewas.

Sebelumnya, dua kelompok Muslim terkemuka yang menjadi korban dalam kerusuhan 27 tahun lalu menyatakan dalam suatu isyarat rekonsiliasi bahwa mereka akan menghadiri upacara peresmian pembangunan kuil Hindu tersebut. Namun, sebuah organisasi Islam nonpemerintah yang berpengaruh menegaskan bahwa Masjid Babri yang dulu ada akan selalu ada.

"Perampasan tanah dengan penilaian yang tidak adil, menindas, memalukan, dan memenangkan kelompok mayoritas tidak dapat mengubah statusnya (Masjid Babri). Tidak perlu patah hati. Situasi ini tidak bertahan selamanya," kata Dewan Hukum Perseorangan Muslim Seluruh India melalui akun Twitter.

Banyak orang Hindu di India percaya bahwa tuhan mereka, Rama, lahir tepat di lokasi masjid itu dibangun pada abad ke-16 oleh Kesultanan Mughal. Pada 1992, masjid itu dihancurkan oleh massa Hindu, sehingga memicu kerusuhan yang menewaskan sekitar 2.000 orang-yang kebanyakan umat Muslim.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kasus Covid-19 Meningkat, Masjid Al Aqsa Kembali Ditutup
Bhabinkamtibmas dan Pengurus Masjid Nurul Huda Desa Muda Setia Berikan Sembako ke Kaum Duafa
Bupati Alfedri Imbau Masyarakat untuk Makmurkan Masjid
Sejarah Chora Kariye, Bangunan Bekas Gereja yang Diubah Kembali Jadi Masjid oleh Erdogan
Viral, Turis Perempuan Mabuk Sambil Telanjang Bulat di Kuil Budha Thailand

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter