Home  / Internasional
Duh! Penasehat Gedung Putih Yakin Virus Corona Abadi
Sabtu, 1 Agustus 2020 | 21:43:57
(AP/Dar Yasin)
Foto: Pemakaman Korban Covid-19 di India
JAKARTA  - Penasihat virus corona Gedung Putih Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa virus corona sangat menular sehingga kemungkinan besar tidak akan pernah hilang sama sekali. Hal ini bertentangan dengan pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump yang telah berulang kali mengatakan Covid-19 pada akhirnya akan menghilang.

"Saya tidak percaya itu akan hilang karena itu adalah virus yang sangat menular," katanya mengutip CNBC di Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

Virus corona, yang muncul sekitar tujuh bulan lalu telah menginfeksi lebih dari 17 juta orang dan menewaskan sedikitnya 673.822, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins. AS memiliki jumlah korban terburuk di dunia dengan lebih dari 4 juta kasus dan setidaknya 152.075 kematian pada pada Jumat.

Komentar Fauci bertentangan dengan Trump, yang telah berulang kali mengklaim bahwa virus itu akan menghilang. Pernyataan presiden tersebut disampaikan di tengah peringatan dari para pakar kesehatan, termasuk di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, bahwa kasus Covid-19 dan kasus kematian dapat meningkat pada musim gugur ini.

Meskipun virus corona tidak akan hilang, Fauci sebelumnya mengatakan kemungkinan para pemimpin dunia dan pejabat kesehatan masyarakat dapat melakukan sesuatu untuk membawa pandemi ke level yang lebih rendah.

Dia mengatakan AS memiliki banyak kasus karena beberapa negara bagian tidak melakukan penutupan wilayah pada awal wabah, sementara wilayah yang lain telah dibuka kembali terlalu cepat. Dia juga mengatakan negara-negara lain dapat menghilangkan gelombang pertama wabah setelah setidaknya 90% dari bisnis yang tidak penting dihentikan.

"Dalam upaya untuk membuka kembali beberapa situasi, negara tidak mematuhi secara ketat oleh pedoman yang telah dikeluarkan oleh satuan tugas dan Gedung Putih. Dan orang lain yang bahkan mematuhinya, orang-orang di negara bagian itu sebenarnya berkumpul di tengah orang banyak dan tidak mengenakan masker," katanya lagi.

"Saya pikir ada keragaman tanggapan di negara ini dari negara-negara yang berbeda sehingga kami benar-benar tidak memiliki persatuan untuk semuanya," ujarnya menambahkan.

Fauci juga mengatakan tidak pernah ada jaminan para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif untuk virus corona, meskipun dia sangat optimis. Pada hari Kamis, pejabat administrasi senior di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan mengatakan saat konferensi bahwa Pfizer dan pesaing Moderna, yang memulai uji coba tiga vaksin fase secara terpisah. Percobaan ini telah memvaksinasi beberapa ratus orang dalam beberapa hari pertama.

"Kita berjalan sangat cepat. Saya tidak percaya bahwa akan ada vaksin sejauh ini di depan kita bahwa kita harus bergantung pada negara lain untuk mendapatkan kita vaksin," pungkasnya.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Riau Peringkat Enam Nasional Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19
BPDAS Indragiri Rokan: Pemulihan Ekonomi Mesti Sejalan Dengan Pemulihan Lingkungan
Waspadai Aksi Kejahatan dan Penyebaran Corona, Polsek Langgam Intensifkan Patroli dan Sosialisasi
Polsek Kerumutan Giatkan Sosialisasi Tolak Politik Uang Pilkada Serentak 2020

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter