Home  / Internasional
Kapal Perang AS Masuki Perairan yang Diklaim Venezuela
Kamis, 25 Juni 2020 | 02:32:11
(U.S. Navy/Getty Images)
Ilustrasi kapal perang Amerika Serikat.
JAKARTA - Kapal perang Amerika Serikat berlayar di Laut Karibia, perairan yang diklaim oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Operasi itu dilakukan di tengah memanasnya hubungan AS dan Venezuela.

Pejabat Kementerian Pertahanan AS menyebut kapal perusak milik Angkatan Laut itu beroperasi secara damai untuk melawan klaim ilegal Venezuela.

"Arleigh Burke dipandu kapal perusak berpeluru kendali USS Nitze (DDG 94) melakukan operasi navigasi, menentang klaim maritim yang berlebihan oleh Venezuela," kata Komando Selatan AS atau Southcom Laksamana Craig Faller seperti dikutip dari AFP, Rabu (24/6).

Menurut Angkatan Laut AS, operasi itu dilakukan di perairan internasional di luar yurisdiksi 12 mil laut yang diklaim oleh Presiden Nicolas Maduro sebagai milik Venezuela.

"Kapal berlayar di daerah yang diklaim rezim Maduro dan menyatakan memiliki kendali atasnya," kata pernyataan itu. Kemhan AS menegaskan tidak akan peduli dengan klaim tersebut.

"Amerika Serikat akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan, menjaga hak, kebebasan, dan penggunaan laut dan wilayah udara yang dijamin secara sah untuk semua negara," kata Faller.

Insiden ini dilaporkan bukan kali pertama. Seorang juru bicara mengatakan kepada AFP bahwa operasi serupa juga terjadi pada Januari lalu.

AS diketahui memutuskan hubungan diplomatik dengan Venezuela pada 2019. Kala itu, Presiden Trump dan Maduro saling kecam soal situasi krisis politik dan ekonomi di negara tersebut.

Trump juga mengakui tokoh oposisi Venezuela, Juan Guaido, sebagai presiden interim. Dengan kata lain, dia tidak menganggap Maduro sebagai pemimpin Venezuela.

Bulan lalu beberapa kapal tanker Iran yang membawa bensin dan produk turunan minyak lainnya tiba di Venezuela.

AS memantau pengiriman tersebut. Mereka khawatir Iran dan Venezuela di mana keduanya disanksi AS akan kembali meningkatkan kerja sama.

Tanker-tanker Iran tersebut berhasil melewati kapal perang AS di lepas pantai Venezuela yang berusaha menghalaunya.

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jenderal Irak Tewas dalam Serangan Drone Turki
Panglima TNI: Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw Mampu Atasi Kerawanan di Perbatasan RI-PNG
Baznas Siak Salurkan Zakat Tahap V Tahun 2020 Rp 3,4 Milyar
Mengatasi Stres Dengan Merawat Binatang atau Tanaman di Masa Pandemi Covid-19
Antisipasi C3 dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru, Polsek Langgam Rutinkan Giat Patroli

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter