Home  / Internasional
Mengenal Jet Tempur Su-30 China yang Terobos Langit Taiwan
Rabu, 10 Juni 2020 | 19:19:34
Foto: Sukhoi su 30
JAKARTA - Pesawat tempur China dilaporkan terbang di atas langit Taiwan. Jet tempur Su-30 disebut terlihat di Barat Daya pulau tersebut pada Selasa (9/6/2020).

Taiwan mengecam keras masuknya jet China. Bahkan, dikutip dari Reuters, Taipe sudah memberikan pengumuman secara verbal agar jet tempur China menjauh.

Pesawat jet China terbang ketika Taiwan mengumumkan latihan militer tahunannya Han-Kuang akan berlangsung bulan depan. Latihan ini dilakukan tentara Taiwan sebagai simulasi jika perang benar-benar terjadi antar kedua pihak.

Melalui Global Times, media yang terafiliasi dengan pemerintah Beijing, China memaparkan Su-30 hanya mendekati pulau tersebut. Ini dipicu masuknya pesawat tempur AS, A.U.S C-40A.

Lalu secanggih apa Su-30?

Su-30 adalah pesawat tempur buatan Rusia. Ia merupakan versi ekspor dari pesawat tempur Su-27 (Flanker) yang dirancang oleh Sukhoi dan diproduksi Irkut Corporation.

Mengutip Airforce-technology, pesawat ini disebut setara kekuatannya dengan F-15E buatan AS. Pesawat memiliki tinggi 6,355 meter dengan lebar sayap 14,70 meter.

Pesawat ini dilengkapi avionik (peralatan elektronik penerbangan) dengan sistem kemudi yang mirip dengan Su-37, pesawat Rusia lain. Ia disebut lincah dan memiliki kemampuan manuver yang unggul.

Pesawat ini dipersenjatai dengan rudal anti permukaan, yang memiliki jangkauan luncur hingga 120 kilometer (km). Pesawat ini bisa dikendalikan melalui "TV command guidance system".

Selain China, India juga disebut memiliki pesawat ini. Namun India mengembangkan rudal jelajah sendiri dengan Moskow, yang disebut Brahmos, dengan jangkauan 290 km dan hulu ledak hingga 350 kg.

India memesan 40 pesawat ini di 1996 dan 10 pesawat tambahan di 1998. Pada 2012, India membeli lagi 42 jet yang sama namun dengan standar termutakhir.

Pesawat juga dibeli Malaysia. Malaysia memesan 18 pesawat di 2003. Dua jet dikirim di 2007 dan diselesaikan di 2009.

Indonesia juga disebut memesan pesawat tempur ini di 2003, 2007 dan 2012. Sedangkan Aljazair memesan 28 pesawat di 2006.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pertanda Apa Ini? Bomber China Wara-wiri Laut China Selatan
AS Bakal Membalas Jika Bentrok dengan China di LCS
Tambah Lagi `Musuh` China: Selandia Baru
Bio Farma Respons Isu RI Jadi Kelinci Percobaan Vaksin China
AS Diduga Minta Jepang Ikut Larang TikTok Perangi China

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter