Home  / Internasional
Trump Buka-bukaan Soal Kematian George Floyd, Apa Katanya?
Sabtu, 30 Mei 2020 | 18:46:05
(AP/Alex Brandon)
Foto: Presiden AS Donald Trump
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump buka-bukaan perihal kematian George Floyd di Minneapolis, AS, beberapa waktu lalu. Ia mengaku sudah berbicara dengan keluarga Floyd terkait peristiwa tersebut.

"Saya berbicara dengan anggota keluarga, orang-orang hebat, dan kami akan melaporkan seiring berjalannya waktu," kata Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih, Jumat (29/5/2020) malam sebagaimana dikutip dari CNBC Internasional.

Ia mengaku sudah menyampaikan rasa belasungkawa atas kematian Floyd. Menurut dia, peristiwa itu "mengerikan untuk disaksikan" dan tidak ada alasan yang membuat peristiwa itu harus terjadi.

"Keluarga itu (Floyd) sangat berduka, mereka mencintai saudara mereka," ujar Trump.

Floyd adalah seorang pria kulit hitam yang meninggal di Minneapolis, Senin lalu. Peristiwa bermula ketika seorang perwira polisi kulit putih bernama Derek Chauvin menahan Floyd atas tuduhan penggunaan uang palsu. Sang polisi lantas menggunakan lutut untuk menjepit Floyd di tanah selama hampir sembilan menit setelah membawanya ke tahanan. Insiden itu tertangkap di beberapa kamera dan Floyd terdengar memohon dan mengatakan, "Saya tidak bisa bernapas."

Gedung Putih mengatakan awal pekan ini bahwa Trump telah melihat video kematian Floyd.

"Jelas sekali dia sangat kesakitan, dan dia tidak bisa bernafas. Sangat jelas bagi siapa pun yang menontonnya," ujarnya.

Terkait dengan insiden ini, Trump telah meminta Departemen Kehakiman untuk mempercepat penyelidikan federal atas kematian Floyd. Diharapkan semua ini bisa tertangani dengan adil.

Chauvin sudah ditahan pada Jumat (29/5/2020) sore waktu AS dan didakwa melakukan pembunuhan. Chauvin, bersama dengan tiga petugas lainnya yang terlibat kematian Floyd, dipecat dari Departemen Kepolisian Minneapolis pada hari Selasa.

Dampak dari kematian Folyd pengunjuk rasa membanjiri jalan-jalan di Minneapolis menuntut keadilan bagi Floyd dan menyerukan penangkapan Chauvin. Satu orang terbunuh dalam protes pada Rabu malam dan kantor polisi tempat keempat petugas yang terlibat dengan kematian Floyd dibakar Kamis malam.

"Kami tidak bisa membiarkan situasi yang terjadi seperti di Minneapolis turun lebih jauh ke dalam anarki dan kekacauan tanpa hukum. Saya percaya, ini sangat penting bagi keluarga, bagi semua orang, bahwa ingatan akan George Floyd menjadi ingatan yang sempurna," kata Trump.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kematian akibat Kelaparan Lebih Tinggi dari Infeksi Corona
Misteri Kematian 3 Pangeran Arab, Apa yang Terjadi?
Hakim Tolak Gugatan Keluarga Trump soal Buku Keponakan
Fan K-Pop dan Pengguna TikTok Sabotase Kampanye Trump
Trump Bela Polisi yang Tembak Warga Kulit Hitam Atlanta

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter