Home  / Internasional
Alert! Singapura Umumkan "Semi Lockdown" 1 Bulan
Jumat, 3 April 2020 | 19:34:41
(FILE PHOTO: Reuters/Edgar Su)
Foto: The Merlion statue in Singapore.
JAKARTA - Singapura menerapkan aturan "semi lockdown" di negara tersebut hingga satu bulan. Semakin tingginya kasus corona (COVID-19) menjadi penyebab.

Tempat kerja akan ditutup mulai 7 April sedangkan sekolah juga akan ditiadakan mulai 8 April 2020. Hanya layanan penting seperti pasar, supermarket, klinik, rumah sakit, transportasi dan perbankan yang diperbolehkan buka.

Sementara pengunjung restoran harus membungkus makanan mereka ke rumah. Sedangkan warga diminta tidak mengunjungi keluarga yang berlainan rumah, terutama jika ada manula di dalamnya.

Dalam pernyataan resmi Jumat (3/4/2020), Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengaku akan mulai mengambil langkah tegas. Ia menyebut pemerintah akan melakukan upaya "circuit breaker" baru guna memutus rantai penyebaran pandemi.

"Melihat tren saya khawatir, kecuali kita mengambil langkah lebih lanjut, keadaan akan menjadi lebih buruk," katanya dalam pidato kenegaraan, dikutip dari Channel News Asia.

"Ini akan membantu mengurangi risiko terjadinya wabah besar dan juga menurunkan angka (kasus) secara bertahap."

Ia pun menegaskan warga kini wajib mengenakan masker jika bepergian ke luar rumah. Menurutnya situasi kini sudah berubah, apalagi banyak kasus terinfeksi tak menunjukkan gejala.

Pemerintah akan mendistribusikan masker yang bisa digunakan kembali mulai Minggu (5/4/2020). Sementara masker bedah akan tetap diamankan untuk petugas medis.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan panic buying. Ditegaskannya pasokan makanan aman dan masyarakat tidak perlu membeli semua keperluan berminggu-minggu dalam satu hari.

Dalam kesempatan itu, Lee juga mengatakan bahwa pada pekan depan di Parlemen, Deputi Perdana Menteri Heng Swee Keat akan mengumumkan dukungan tambahan untuk rumah tangga dan bisnis. Ia berjanji jumlahnya akan melebihi anggaran sebelumnya.

"Di atas apa yang disediakan dalam dua Anggaran sebelumnya," tegasnya.

Menurut Worldometers, Singapura saat ini memiliki 1.114 kasus corona dengan 5 kematian dan 266 orang sembuh. Sebelumnya Singapura juga memberikan denda bagi siapa saja yang tidak menjaga jarak minimal satu meter bahkan memasukkan pelanggar ke penjara.

Di ASEAN, Malaysia dan Filipina sudah memberlakukan lockdown guna membendung pandemi. Sementara Thailand memberlakukan jam malam.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pengguna Facebook Minta Maaf Tuduh Menaker Singapura Korupsi
Ahli Ungkap Fenomena Matahari Lockdown dan Siklus 11 Tahunan
LAPAN Luruskan Soal Isu Bencana Akibat Matahari Lockdown
Matahari Lockdown, Ini Bahaya yang Mengintai Manusia di Bumi
Singapura Tunda Pemberangkatan Jamaah Haji ke Tanah Suci hingga 2021

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad