Home  / Internasional
Kasus Corona Baru, Kota di Italia Liburkan Sekolah dan Kantor
Sabtu, 22 Februari 2020 | 06:51:55
Ilustrasi (STR / AFP)
JAKARTA - Sekolah, kantor, bar, tempat olahraga, diskotek dan toko yang menjual makanan di Kota Codogno, Italia diliburkan hingga lima hari ke depan. Kebijakan itu diambil pemerintah setempat lantaran ditemukan enam orang terinfeksi virus corona.

Codogno sendiri hanya memiliki penduduk sekitar 15 ribu orang. Tergolong kota kecil di bagian Italia Utara. Bakal ada 80 sekolah, kantor, toko dan tempat lain yang terdampak akibat kebijakan tersebut.

"Penemuan kasus menciptakan alarm waspada di seluruh kota," ucap Wali Kota Codogno, Francesco Passerini mengutip AFP, Sabtu (22/2).

Merujuk AFP, 3 dari 6 orang yang terinfeksi sudah dalam kondisi lemah. Salah satunya adalah pria berusia 38 tahun yang kini dirawat intensif.

Pria tersebut menghadiri acara makan malam bersama sejumlah orang yang baru pulang dari China pada Januari lalu. Saat makan malam tersebut, pria itu menunjukkan gejala-gejala flu.

Istri dari pria itu juga kini dirawat intensif bersama dengan seorang teman yang ditularkannya saat berolahraga.

Sementara 3 orang lainnya dinyatakan positif terinfeksi berdasarkan tes pertama. Tindak lanjut terhadap mereka akan ditentukan dalam waktu dekat.

Kasus di Codogno tersebut menambah jumlah kasus virus corona di Italia. Sebelumnya, telah ada 3 kasus. Mereka yang terinfeksi adalah warga negara China yang sedang berlibur namun mendadak jatuh sakit.

Mereka langsung diisolasi di rumah sakit di Roma, Italia sejak akhir Januari lalu.

Wabah virus corona (Covid-19) sendiri telah memakan lebih dari 2.000 korban jiwa. Hingga Jumat (21/2), ada 2.244 korban jiwa. Paling banyak adalah penduduk China, yakni 2.233 orang.

Jumlah kasus virus corona sendiri telah mencapai angka 74.500. Ada 16.330 orang yang diklaim telah sembuh. Pemerintah Taizhou, Provinsi Zheijang, China juga telah mengumumkan obat pertama untuk mengatasi virus corona.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Orang RI Klaim Buat Alat Rapid Test Corona Mandiri Murah
Orang dengan HIV Lebih Kuat Hadapi Virus Corona Dibandingkan Diabetes
Pemerintah Ingin Pakai TB-TCM di Puskesmas Deteksi Corona
IDI soal 2 Dokter Meninggal Dunia: dr Efrizal Positif Corona, Hasil Swab dr Rini Belum Diketahui
Lepas Cemas karena Corona, Lakukan Relaksasi dengan Ibu Jari

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad