Home  / Internasional
Raja Salman Beri Kompensasi Rp3,6 Miliar untuk Tiap Keluarga Korban Crane Runtuh di Makkah
Jumat, 17 Januari 2020 | 20:46:59
(Foto: Business Insider)
Raja Salman penguasa Arab Saudi
Masih ingatkah insiden mesin derek alias crane runtuh di Masjidil Haram saat perluasan masjid agung tersebut di Makkah pada 11 September 2015 silam?

Insiden tersebut diketahui menewaskan sekitar 111 orang, tujuh di antaranya adalah warga negara Malaysia yang sedang melaksanakan ibadah haji di Makkah.

Empat tahun berlalu, kini ada kabar terbaru terkait insiden ini. Raja Arab Saudi, Raja Salman, diketahui akan membayarkan uang kompensasi kepada tujuh keluarga jamaah haji asal Malaysia tersebut.

Setiap keluarga korban meninggal diberikan uang kompensasi sebesar 1 juta Riyal atau kurang lebih senilai Rp3,6 miliar. Sedangkan untuk para korban luka-luka, uang kompensasi yang diberikan senilai 500.000 Riyal atau sekira Rp1,8 miliar, seperti dikutip Alaraby, Jumat (17/1/2020).

Uang kompensasi yang diberikan kepada keluarga korban tersebut, disebutkan lebih lanjut diberikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Malaysia, sebagai perwakilan kontribusi pribadi dari Raja Salman.

Menteri Agama Malaysia Mujahid Yusof Rawa mengungkapkan secara resmi rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Arab Saudi.

"Mewakili Pemerintahan Malaysia, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud atas empati dan perhatian yang diberikan kepada para jamaah haji Malaysia, terutama para korban insiden," kata Mujahid.

Dalam kesempatan yang sama, Mujahid menerangkan bahwa setelah proses investigasi, otoritas Saudi Arabia memutuskan hanya tiga jamaah Malaysia yang menjadi korban luka-luka yang valid untuk menerima pembayaran kompensasi tersebut.

"Terkait soal ini, kami sendiri telah berupaya untuk bisa mendapatkan kompensasi bagi semua jamaah Malaysia yang menjadi korban. Tapi mereka, pihak Arab Saudi telah memutuskan untuk memberikan kepada hanya tiga orang korban luka-luka berat. Itu keputusan mereka, bukan kami," tambah Mujahid.


Sementara itu, Pengadilan Arab Saudi sendiri pada 2017 lalu telah memutuskan secara resmi membebaskan grup Binladin Group sebagai pihak yang bertanggung-jawab atas terjadinya insiden mengenaskan tersebut.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Crane di Proyek Gedung Google Jatuh, 4 Tewas
Setelah Meletus, Gunung Anak Krakatau Runtuh 228 Meter
Panglima TNI Tinjau Reruntuhan Perumahan Balaroa di Kota Palu
6 Keutamaan Makkah, Kota Damai yang Tidak Akan Dimasuki Dajjal
Gedung Penangkaran Walet di Cirebon Runtuh, 7 Orang Tewas

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad