Home  / Internasional
Ramai Crazy Rich Hong Kong Pindah ke Negara Ini, Kenapa?
Jumat, 23 Agustus 2019 | 19:13:27
(REUTERS/Aly Song)
Foto: Pendemo Hong Kong Kembali Turun Secara Damai pada Hari Minggu, 18 Agustus 2019
JAKARTA - Demonstrasi pro demokrasi yang terus menerus terjadi di Hong Kong membuat orang-orang kaya kota tersebut gerah dan ingin pindah. Bahkan sejumlah negara sudah dibidik untuk membeli rumah, salah satunya Malaysia.

Pemerintah Malaysia bahkan berkata sudah 251 warga Hong Kong yang mendaftarkan diri. Melalui program "Malaysia Rumah Kedua-ku" orang-orang kaya dari luar bisa tinggal dan membeli properti di Malaysia.

"Faktor pendorong yang terus terjadi di Hong Kong dipastikan akan membuat Malaysia menjadi salah satu alternatif, lokasi rumah baru bagi mereka," kata direktur program yang didukung Kementerian Pariwisata Malaysia Sharifah Ikhlas Aljaffree, sebagaimana dikutip dari South China Morning Post, Jumat (23/8/2019). 

"Kekuatan kami tidak hanya terletak pada keramahan negara kami, biaya hidup yang terjangkau dan kualitas hidup yang tinggi (termasuk perawatan kesehatan). Tetapi juga stabilitas ekonomi dan politik kami ditambah infrastruktur yang kami kembangkan," katanya lagi. 

Kebanyakan para orang kaya Hong Kong yang mendaftar merupakan pengusaha informasi, komunikasi dan teknologi. Mereka bisa membeli properti senilai RM 1 juta atau sekitar US$ 239,234 dan kendraaan. 

Mahalnya harga properti di Hong Kong menjadi penyebab. "Mereka tidak akan punya tempat tinggal seumur hidup mereka. Pilihan mereka hanya pindah ke negara lain untuk beli dan tinggal," kata analis properti Malaysia Foo Gee Jen. 

Belum lagi demontrasi yang terus terjadi. Demonstrasi telah menyebabkan kerugian di sektor ekonomi dan menurunnya pendapatan para orang kaya ini. 

Bukan hanya Malaysia, para crazy rich Hong Kong ini juga menunjukkan ketertarikan untuk pindah ke negara lain seperti Thailand dan Vietnam. Sejumlah pengamat mengatakan Bangkok, Hanoi dan Ho Ci Min menjadi incaran. 

Kebanyakan orang kaya juga ingin membeli rumah di Singapura. Namun harga yang lebih mahal membuat Malaysia, Thailand dan Vietnam lebih diutamakan. 

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Makin Rusuh! Demonstran Akan Blokir Bandara Hong Kong
Anti Pemerintah, Ribuan Guru Hong Kong Masuk Barisan Demo
Tsunami Protes Berkepanjangan, Hong Kong Terancam Resesi
Demonstrasi Hong Kong Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Hong Kong Babak Belur, China Siapkan Shenzen Jadi Pengganti

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad