Home  / Internasional
Sejuta Umat Islam Diklaim Akan Melindungi Zakir Naik
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:54:02
(Foto: India Today)
Ulama Zakir Naik diprotes lagi
Ulama asal India, Zakir Naik mendapatkan kecaman setelah ucapannya mengundang kontroversi di negeri Jiran pada saat menjadi pembicara dalam dialog keagamaan (8/8/2019) di Kelantan, Malaysia.

Dalam dialognya, Zakir Naik mengkritik kehadiran masyarakat non-Muslim di Malaysia. Hal ini menimbulkan situasi yang memanas pada warga non-muslim, khususnya etnis Tionghoa.

Atas perkataanya itu memicu perdebatan dan pertentangan terhadap kehadiran Zakir Naik di Malaysia. Banyak masyarakat yang memaksa Ulama tersebut agar segera keluar dari Malaysia.

Dilansir dari Strait Times, Jumat (16/8/2019), kepolisian Malaysia sedang menyelidiki kasus yang menjerat Ulama Zakir Naik penyebabnya perkataannya yang kontroversial.

"Kami telah membuka laporan investigasi terhadap kasus ini berdasarkan laporan di Kota Gombak. Sekitar 115 laporan telah diajukan mengenai masalah ini," kata Direktur Federal CID, Huzir Mohamed saat konferensi pers di Markas Polisi Selangor, Kamis (15/8/2019)

Ketua Partai Islam Se-Malaysia (PAS), Abdul Hadi Awang mengatakan, ia mendukung penuh Zakir Naik agar tidak dideportasi dari Malaysia. Hal ini terkait dengan desakan para menteri dan masyarakat yang menyerukan agar ia dideportasi.

"Mereka harus tahu dan menyadari bahwa ini adalah kewajiban umat Islam untuk mempertahankan agama mereka dan melindungi para ulamanya," kata Abdul Hadi Awang yang dilansir dari Malaysiakini (16/8/2019)

"Ini adalah fakta, bukan sebuah hasutan," tambah Hadi.

Hadi mengatakan, lebih dari satu juta anggota Partai Islam se-Malaysia akan melindungi dan mendukung Zakir Naik. Lalu ia menyuarakan dukungannya kepada Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad terhadap kasus yang menimpa Zakir Naik.

Sejauh ini Mahathir Mohammad menolak untuk mendeportasi Zakir Naik meskipun terdapat permintaan untuk ekstradisi.

Namun Mahathir mengatakan bahwa Malaysia akan bersedia jika ada negara lain yang ingin menerima Zakir Naik. Tak masalah asalkan ada negara lain yang mau menerimanya.

Anggota kabinet telah mengangkat masalah Zakir Naik yang terus berlanjut bersama Mahathir, menyerukan agar status Zakir Naik sebagai permanent residen untuk segera dicabut.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pemerintah Tolak Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Polda Riau Tangkap 2 Kurir Narkoba Jaringan Malaysia, 3 Kg Sabu Diamankan
BPS: Harga Rokok Naik tak Berdampak ke Angka Kemiskinan
Tak Dapat Subsidi, Harga LPG 3 KG Bisa Naik Jadi Rp 35 Ribu
Rokok dan Iuran BPJS Naik, Waspada Inflasi Februari 2020

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad