Home  / Internasional
China Ancam tak Mau Lanjutkan Perundingan Dagang dengan AS
Jumat, 24 Mei 2019 | 07:11:15
Foto: Aristya Rahadian Krisabella
JAKARTA - China menyampaikan pernyataan keras terkait perang dagangnya dengan Amerika Serikat (AS). Kementerian Perdagangan mengatakan tindakan perdagangan terbaru AS menghambat terjadinya negosiasi dengan China.

"Jika AS ingin terus melanjutkan perundingan, AS harus dengan tulus menyesuaikan tindakan-tindakannya yang salah. Hanya dengan itulah perundingan dapat kembali berlanjut," kata juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng, Kamis (23/5/2019), dilansir dari CNBC International.

Ia memang tidak langsung menyebut tindakan AS mana yang telah membuat China kesal. Namun, ketegangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu telah meninggi dalam beberapa pekan terakhir.

Presiden AS Donald Trump awal bulan ini mengatakan China telah mundur dari kesepakatan yang sedikit lagi tercapai. Ia kemudian resmi menaikkan bea impor terhadap produk China senilai US$200 miliar pada 10 Mei.

Beijing tak mau diam saja dan mengumumkan kenaikan bea masuk barang-barang AS senilai US$60 miliar mulai 1 Juni mendatang.

Selain itu, Washington juga menghantam China dengan memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam (blacklist) perdagangan. Blacklist tersebut akan membatasi kemampuan Huawei untuk membeli teknologi AS dan perusahaan-perusahaan Amerika mungkin harus mendapatkan persetujuan pemerintah untuk memasok komponen ke raksasa teknologi China tersebut.

AS disebut-sebut akan memasukkan perusahaan China lainnya, Hikvision, ke dalam daftar tersebut.

"Serangan AS terhadap perusahaan-perusahaan China tidak hanya menyebabkan kerusakan serius pada kerja sama komersial normal kedua negara namun juga menjadi ancaman besar bagi keamanan industri dan rantai pasokan global," kata Gao.

"China dengan tegas melawan ini. Kami akan mengamati perkembangannya dengan ketat dan membuat persiapan yang cukup," lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa semua perusahaan asing di China akan dilindungi oleh pemerintah. Terkait beberapa permasalahan yang dialami perusahaan asing, Gao mengatakan China tengah berupaya menyelesaikannya dan meningkatkan iklim bisnisnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan ia belum menjadwalkan perjalanan ke Beijing untuk melakukan negosiasi. Trump mengatakan ia berencana bertemu Presiden China Xi Jinping di sela-sela pertemuan G20 di Jepang akhir Juni.

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Personel Indonesian Coast Guard Berlatih Bongkar Pasang Senjata
Diblokir di AS, Nasib Huawei di Indonesia Juga Bakal Suram?
Penderita Asam Urat Tak Boleh Lagi Makan Daging?
Pasca Cuti Lebaran Dandim 0313/Kpr Pimpin Apel Pengecekan
Babinsa Koramil 01/Bangkinang Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Dan PBB Kepada Security PLTA Koto Panjang

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad