Home  / Internasional
Keren, Gadis Arab Ini Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Minggu, 17 Februari 2019 | 08:37:05
Fatima, gadis asal Arab Saudi yang diabadikan jadi nama asteroid
NASA atau lembaga luar angkasa milik pemerintah Amerika Serikat menamai sebuah asteroid dengan nama ilmuwan remaja Muslim asal Arab pada 2017 lalu. Hal ini dilakukan sebagai pengakuan atas jasanya dalam penelitian botani.

Dilansir dari laman Mvslim, asteroid itu bernama Al-Sheikh 33535, dinamai berdasar nama Fatima binti Abdel Moneim Al Sheikh untuk menghormati penelitiannya yang berjudul "Menentukan Pengaruh Novel Carl 2 Strigolactone Analog pada Benih Perkecambahan Gulma Parasit".

Fatima, yang merupakan runner-up kedua pada kompetisi sains pra-perguruan tinggi terbesar di dunia, Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF), berhasil membawa pulang hadiah sebesar $1.500 atau setara Rp21 juta dan kemudian menerima pengakuan dari NASA pada 2016. Intel ISEF diadakan setiap tahun oleh Society for Science & The Public yang diikuti oleh sekitar 1.800 siswa sekolah menengah dari seluruh dunia untuk bersaing dalam kompetisi sains ini.

Fatima diundang ke ISEF setelah memenangkan Olimpiade Nasional untuk Kreativitas Ilmiah, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Raja Abdulaziz bersama dengan Kementerian Pendidikan di Arab Saudi.

Lalu, yang lebih membuat kagum, pada usia 19, Fatima telah dianugerahi penghargaan nasional dan internasional serta memiliki asteroid yang dinamai berdasar namanya.

Ini memang bukan pertama kalinya NASA menamai asteroid berdasar nama seorang ilmuwan. Pada 2016, dua siswa diberi penghargaan oleh NASA sebagai pengakuan atas prestasi mereka. NASA menamakan sebuah planet kecil: Abu-Alshaikh 28831, berdasarkan nama seorang siswa asal Yordania, Salahaldeen Ibrahim Abu-Alshaikh, atas penelitiannya dalam matematika yang memberinya tempat kedua di Intel ISEF pada 2013.

Lalu, ada juga asteroid bernama 31926 Alhamood yang dinamai oleh NASA berdasar nama mahasiswa asal Saudi, Abdul, Jabbar Abdulrazaq Alhamood, setelah ia memenangkan tempat pertama di Intel ISEF pada 2015 untuk ilmu tanaman.

Yasmin Yehia Moustafa juga dipilih oleh NASA untuk memiliki asteroid yang dinamai menurut namanya ketika ia mendapatkan gelar juara pertama pada Intel ISEF 2015 untuk proyek ilmu bumi dan lingkungannya. Semua peserta ini berumur kurang dari 20 tahun.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
PDIP Sebut Ucapan Rizieq Soal Suap TPS di Arab Saudi Fitnah
Alumni UIN Suska Riau Raih Peringkat 1 Penerjemah Bahasa Arab se Indonesia
Singgung Anies dan Keturunan Arab, Faizal Assegaf Dipolisikan
Batal ke RI, Pangeran Arab Investasi Rp 282 T untuk Pakistan
Viral! 10 Hari Pacaran, Kakek 70 Tahun Nikahi Gadis 28 Tahun

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad