SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H
Home  / Hukrim
Satpol PP Temukan Pelanggaran, Konsumen Ruko VKBH Batalkan Transaksi
Kamis, 15 April 2021 | 16:06:34
Kanit Penyidikan Bidang Perundang-undangan Satpol PP Pekanbaru, Hendri Z
PEKANBARU, riaueditor.com - Setelah mempelajari Garis Sempadan Bangunan (GSB) ruko komplex Villa Karya Bakti Housing (VKBH), Satpol PP Pekanbaru mengaku terdapat pelanggaran. Alhasil, 3 dari 6 konsumen yang sempat bayar DP untuk beli ruko yang dinilai bermasalah tersebut, membatalkan transaksi.

Hal ini terungkap dari pernyataan Satpol PP Pekanbaru dan developer VKBH saat dikonfirmasi terpisah, Kamis (15/4/21).

Sehari sebelumnya, Rabu (14/2/21), Kasatpol PP Pekanbaru Iwan Simatupang melalui Kanit Penyidikan Bidang Perundang-undangan, Hendri Z mengungkapkan berdasarkan dokumen GSB milik developer Aleng Chua, diketahui bahwa kuat dugaan terdapat pelanggaran.

"Kita temukan pelanggaran terutama disisi kiri ruko dekat Fasos. Ukurannya memang tak signifikan. Hanya setengah meter. Tapi yang namanya pelanggaran ya, tetap saja melanggar", ujarnya.

Untuk itu kata Hendri Z, pihaknya menyarankan developer (pengembang) melakukan mediasi dengan masyarakat setempat.

"Baiknya pengembang melakukan mediasi dengan masyarakat setempat. Selesaikan secara kekeluargaan. Sebab GSB bagian depan, bersempadan dengan jalan masyarakat", saran Hendri Z.

Sementara saat dikonfirmasi terpisah, Kamis (15/4/21), developer Aleng Chua membenarkan 3 konsumen yang sempat bayar DP untuk beli ruko, batalkan transaksi.

"Yang sedang kita bangun ini kan ada 8 ruko. Nah, ada 6 konsumen yang sempat menyatakan berminat beli ruko. Dan itu mereka buktikan dengan membayarkan uang muka (DP) ke kita", ujarnya.

Ia mengaku, entah karena terus diributkan 3 dari 6 konsumen yang sempat menyatakan minatnya itu, membatalkan pembelian. Mereka meminta uang DP yang sempat mereka setor ke pihaknya dikembalikan, keluh Aleng disela-sela kegiatan mengawas pekerja.

"Yah, kita pun terpaksa membalekkan duit mereka", ucap dia yang terlihat khawatir bila masalah ini terus berlarut-larut.

Diberitakan sebelumnya, keseriusan Satpol PP Pekanbaru merespon aduan masyarakat, patut diapresiasi. Buktinya, developer perumahan Villa Karya Bakti Housing (VKBH) yang dipanggil oleh instansi penegak Perda itu, benar-benar dipatuhi sesuai jadwal.

Ya benar, tadi developer datang memenuhi panggilan kita. Ia datang bersama anaknya", ujar Kasatpol PP Pekanbaru Iwan Simatupang melalui Kanit Penyidikan Bidang Perundang-undangan, Hendri Z saat dikonfirmasi, Selasa (6/4/21). (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Korda BEM Se Rohul Minta Kapolda Usut Tuntas Dugaan Penimbunan BBM
Polsek Tanah Putih Bersama TNI dan Masyarakat Bahu Membahu Padamkan Kebakaran Rumah
Satgas: 3 Cara Habiskan Lebaran saat Tak Mudik
Surat Al Qadr dan Penjelasan tentang Malam Seribu Bulan
Bakal Lahir Punggawa Lembaga Adat Melayu Riau

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter