UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / Hukrim
Kapolda Riau Akan Serius Buru Para Pelaku Narkoba
Selasa, 6 April 2021 | 21:07:15
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi mengatakan bahwa pihaknya sudah memetakan dan akan melanjutkan secara serius operasi untuk memburu para pelaku pengedar narkoba di wilayah Riau yang memang terhubung dengan sindikat narkoba Internasional.

Hal tersebut disampaikan Irjen Agung di halaman parkir Mapolda Riau saat menggelar Konprensi Pers, Selasa (06/04/2021) sore. 

Agung mengatakan bahwa Polda Riau akan lebih memperketat lagi operasi untuk pemberantasan narkoba. Menurutnya, sejak dari awal pemetaan penyebaran narkoba ini sudah dilakukan dan Polda Riau secara konsisten akan terus memburu para pengedar barang haram tersebut.

Agung mengapresiasi keberhasilan Direktorat Resnarkoba yang dalam kurun waktu 26 hingga 31 Maret 20219 pengungkapan 3 kasus dengan 6 pelaku berhasil diamankan dan barang bukti 18 kilogram shabu serta 15,7 gram ganja siap edar. 

Kasus pertama tersangka F yang menggunakan jasa taksi, dengan membawa 16 kilogram sabu. Saat itu F hendak melakukan transaksi di Jalan Paus, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru, berhasil diamankan pada Jumat (26/3/2021) sekitar pukul 14.00 Wib.

"Tersangka F ini merupakan residivis kasus narkoba dari Lapas Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dia merupakan kepercayaan dari seorang narapidana berinisial A yang mengendalikan bisnisnya dari Lapas di Batam," ujar Agung.

Pengungkapan berikutnya pada Sabtu (27/3/2021), Ditresnarkoba Polda Riau berhasil mengamankan tersangka IC yang tinggal di Jalan Semangka Dumai yang mengaku menyimpan 2 kg sabu. Barang haram itu simpannya di Desa Parit 1 Bengkalis. Petugas berhasil menemukan barang bukti yang disimpan dibawah kursi.

"Dua kilogram sabu ini memiliki ciri fisik yang sama dengan penangkapan yang 16 kg. Kami masih menyelidiki apakah sabu ini merupakan produk yang memiliki sumber yang sama dari dari DPO bernama I yang masih sedang dalam penyelidikan," terang Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa Pekanbaru dan wilayah Riau perairan lainnya masih menjadi daerah penyebaran dan peredaran utama narkotika jenis sabu oleh para bandar besar narkoba. 

Pada kasus ketiga, Kapolda Riau mengungkapkan adanya rekaman viral video pendek, sebuah mobil hitam dengan Nopol dipalsukan BM 1180 CI, yang penumpang di dalamnya sedang menghisap sabu. 

"Tim saya perintahkan langsung bergerak. Ada empat orang di dalam mobil yakni tersangka JC, tersangka  M, tersangka A dan tersangka R. Tim menemukan bong di rumah tersangka A. Yang berperan disini adalah JC sebagai inisiator dengan melakukan pembelian. A membuat bong. Dan T selaku pemilik mobil. Sudah kita tangkap dan proses hukum," tegas Agung.

Kapolda Riau juga menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat atas partisipasi aktif memberikan laporan sehingga bisa ditindak lanjuti oleh Tim Opsnal Polda Riau. 

"Saya apresiasi atas peran masyarakat yang melaporkan kepada kami dan kami pasti menindak lanjuti. Kita semua tidak ingin penegakan hukum ini tidak konsisten. JC adalah anggota polisi dan kita akan proses sesuai prosedur hukum yang berlaku, dan kepada bersangkutan akan diproses sebagaimana peraturan bagi anggota Polri," ujar Agung memastikan konsistensi Polda Riau dalam memberantas peredaran narkoba dan menangkap para pelaku narkoba. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kembali Datangi Kejati Riau, AMMK Riau Minta Indra Gunawan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi di Bengkalis
Gelar Vaksin Massal, Kapolda Riau Dukung Penuh Program Strategis Nasional Vaksin Covid-19
Viral, Video Oknum Perwira Polda Riau Isap Sabu Dalam Mobil
Perdana di Riau, Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter #2 Riau Korwil Indragiri Hulu Dikukuhkan Kepengurusannya
Polda Riau Dalami Kasus Uang Rp 6,5 M Milik Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) yang Hilang

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter